Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung Pelindo III. Foto: IST

Gedung Pelindo III. Foto: IST

HEMAT BBM KAPAL,

Pelindo III - PLN Aplikasikan Shore Connection di Pelabuhan

Selasa, 29 Oktober 2019 | 00:24 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III bekerja sama dengan PT PLN mengaplikasikan shore connection di pelabuhan-pelabuhan kelolaan Pelindo III. Dengan shore connection ini maka kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) kapal akan berkurang saat sandar di pelabuhan.

Direktur Utama Pelindo III Doso Agung menjelaskan, pihaknya terus berupaya untuk menekan biaya logistik agar daya saing produk nasional meningkat dengan salah satu cara yaitu pemasangan shore connection di semua wilayah pelabuhan di bawah pengelolaan Pelindo III.

"Kami bersama PLN meneken nota kesepahaman untuk pemanfaatan surplus energi listrik PLN untuk kami pergunakan melalui shore connection. Ini adalah bentuk sinergi BUMN dan salah satu upaya untuk menekan biaya logistik untuk menaikkan daya saing logistik,” ujar Doso Agung dalam keterangannya, Senin (28/10).

Dia menjelaskan, shore connection adalah  jaringan listrik dari darat yang dipasang di dermaga dipergunakan untuk kapal yang bersandar di pelabuhan. Fasilitas ini digunakan untuk menggantikan sumber energi kapal yang sebelumnya menggunakan mesin kapal berbahan bakar minyak menjadi sumber energi listrik.

“Dengan memanfaatkan shore connection, maka otomatis kebutuhan BBM kapal akan berkurang saat sandar di pelabuhan dan saat ini kami juga sedang melakukan penjajakan untuk menggunakan shore connection di pelabuhan  dan terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS),” tambah Doso.

Doso menuturkan, dengan menggunakan energi listrik untuk kapal tersebut, terbukti dapat memberikan tingkat efisiensi atau penghematan untuk kapal hingga 30-40 % dan  mempercepat kegiatan bongkar muat yang menggunakan crane kapal dari semula 4-5 hari kini menjadi 3-4 hari saja.

"Selain itu, inovasi tersebut juga mendukung program pemerintah terkait pengurangan polusi udara dan polusi suara di kawasan pelabuhan," papar Doso.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN