Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO Pelindo III Regional Bali-Nusa Tenggara I Wayan Eka Saputra saat menjelaskan proyek Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) kepada wartawan di Pelabuhan Benoa, Bali, Kamis (8/4).

CEO Pelindo III Regional Bali-Nusa Tenggara I Wayan Eka Saputra saat menjelaskan proyek Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) kepada wartawan di Pelabuhan Benoa, Bali, Kamis (8/4).

Pelindo III Targetkan 250 Kunjungan Kapal Pesiar ke Pelabuhan Benoa

Kamis, 8 April 2021 | 23:16 WIB
Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

DENPASAR, investor.id -- PT Pelindo III menargetkan 200-250 kunjungan kapal pesiar (cruise) ke Bali dari saat ini 80 kunjungan per tahun. Target itu akan bisa direalisasikan setelah rampungnya proyek Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pelabuhan Benoa pada tahun 2023.

Hal itu dikatakan CEO Pelindo III Regional Bali-Nusa Tenggara I Wayan Eka Saputra kepada wartawan di Pelabuhan Benoa, Bali, Kamis (8/4). Menurut dia, pengembangan Pelabuhan Benoa akan menambah jumlah kapal pesiar yang datang ke Bali, dari saat ini hanya 2 kapal pesiar menjadi 4 kapal pesiar, karena perluasan area sandar pelabuhan dan juga kedalaman alur laut (draft) menjadi 12 meter.

Dengan demikian, lanjut Wayan, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke Bali juga akan bertambah karena selain jumlah kapal pesiar yang singgah lebih banyak dan juga ukurannya bisa lebih besar. Saat ini kapal pesiar yang bisa sandar di Pelabuhan Benoa sepanjang 280 meter, nantinya menjadi 350 meter dan mampu mengangkut 6.000 penumpang.

"Kapal-kapal pesiar yang singgah di Pelabuhan Benoa itu membawa wisatawan mayoritas dari Eropa, juga ada dari Timur Tengah dan Asia," ujar Wayan.

Dia melanjutkan, posisi Benoa yang berada di tengah-tengah antara Darwin (Australia) dan Singapura bisa menjadi daya tarik wisatawan asing yang menumpang kapal pesiar untuk singgah lebih lama di Bali. Selama ini Darwin dan Singapura dikenal menjadi tujuan singgah kapal-kapal pesiar berukuran besar yang membawa wisatawan dari Eropa dan kawasan lain.

Selama ini, jelas Wayan, turis dari kapal pesiar hanya singgah 8 jam di Benoa. Dengan pengembangan Pelabuhan Benoa sebaga BMTH, kapal cruise bisa singgah lebih lama dan turis bisa belanja (spend) lebih banyak sehingga lebih menghidupkan ekonomi Bali.

Wayan juga menjelaskan, pengembangan Pelabuhan Benoa nantinya akan lebih menarik wisatawan untuk bisa singgah di Bali lebih lama karena di kawasan BMTH akan dibangun berbagai fasilitas, misalnya panggung pertunjukan budaya, UMKM plaza, kafe dan food court, jogging track, serta pasar ikan.

Sebagai hub, dari Pelabuhan Benoa, kapal-kapal pesiar bisa melanjutkan perjalanan ke lokasi wisata bahari di Tanah Air. "Kita bisa mengarahkan kapal-kapal cruise ke Lombok, Labuanbajo, dan Raja Ampat," kata dia.

BMTH dipersiapkan sebagai gerbang wisata maritim dan hub terminal kapal pesiar terbesar di Indonesia di kawasan Pelabuhan Benoa. Saat ini progres pembangunan BMTH telah mencapai 10% sejak dimulai pada pertengahan Desember 2020. Total akan ada 15 paket pekerjaan yang ditargetkan selesai pada akhir 2023.

Pengembangan BMTH akan memisahkan kegiatan pelayanan barang dan pelayanan pariwisata dan memberikan multiplier effect kepada masyarakat dan industri pariwisata di Bali.

Sebagai hub maritim, BMTH juga akan menyediakan fasilitas sandar untuk kapal yacht yang berada di sisi barat dengan fasilitas seperti Wet Berth, Dry Berth, Yacht Club, Sport Facility, Lounge and bar, juga fasilitas pendukung seperti Bali Fish Market dan retail UMKM di Benoa Selatan. Sedangkan terminal energi seperti LNG Terminal, Liquid Cargo Storage berada di Benoa Utara.

Kontribusi BMTH diharapkan nantinya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara sebanyak 427.723 orang dan wisman sebanyak 133.777 orang pada 2023.


 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN