Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkeu Sri Mulyani. Sumber: BSTV

Menkeu Sri Mulyani. Sumber: BSTV

Pemerintah akan Pungut Pajak Transaksi Elektronik

Gora Kunjana, Rabu, 1 April 2020 | 10:44 WIB

JAKARTA, investor.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Pemerintah akan memungut pajak atas transaksi elektronik dan peraturan tersebut ada di dalam Perppu yang segera dirilis.   

"Kami memuat dalam Perppu pemajakan atas transaksi elektronik. Karena dalam kondisi covid ini sangat besar terjadinya transaksi di elektronik. Karena orang tidak melakukan mobilitas secara fisik,” kata Menkeu yang juga Ketua KSSK, dalam keterangannya secara live streaming, Rabu (1/4/2020).

Sri Mulyani mengatakan hal itu dilakukan untuk menjaga basis pajak pemerintah. “Terutama seperti hari ini kita memakai zoom perusahaannya tidak ada di Indonesia sehingga tidak mungkin kita melakukan pemajakan terhadap perusahaan yang tidak eksis di Indonesia tapi kegiatan ekonominya sangat besar,” ujarnya.

Ia yakin bahwa saat ini lebih banyak orang menggunakan streaming yang membuat basis perpajakan Indonesia shift kepada transaksi digital dan elektronik.

“Ini yang memberikan basis kepada pajak untuk mampu melakukan pemungutan dan juga penyetoran PPN atas barang impor yang tidak berwujud dan juga jasa platform luar negeri,” ujarnya.

Menkeu menambahkan bahwa untuk subyek pajak luar negeri didefinisikan mereka yang memiliki significant economic presence. “Jadi kalaupun mereka tidak di Indonesia tapi mereka punya significant economic presence seperti NetFlix, dan hari ini seperti Zoom dipakai oleh semua orang maka mereka tetap bisa menjadi subyek pajak luar negeri kita,” katanya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN