Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri ESDM Arifin Tasrif

Menteri ESDM Arifin Tasrif

Pemerintah Bakal Perpanjang Pemberlakuan Harga Khusus Batu Bara

Rangga Prakoso, Selasa, 19 November 2019 | 17:49 WIB

JAKARTA, investor.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif bakal memperpanjang harga patokan batu bara khusus pembangkit listrik sebesar US$ 70/ton. Sebab, harga patokan yang mulai berlaku sejak Maret 2018 tersebut akan berakhir pada 31 Desember 2019.

Penetapan harga patokan ini guna menjaga tarif listrik tetap terjangkau meski harga batu bara melambung. Batu bara menjadi acuan lantaran mayoritas kebutuhan listrik berasal dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

"Kalau bisa stabil (US$ 70/ton) kenapa enggak. Kan kita harus menjaga kestabilan," kata Arifin di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Arifin menerangkan, perpanjangan harga patokan itu dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi. Dia menyebut belum menerima laporan dari pelaku tambang yang keberatan dengan pemberlakuan harga patokan tersebut.

Oleh sebab itu, dia akan memperpanjang kebijakan yang digagas pada era Ignasius Jonan. "Kalau bisa bertahan kenapa enggak? Enggak ada keluhan kan," ujar dia.

Harga patokan batu bara ditetapkan seiring meroketnya harga tahun 2018 yang melampaui US$ 100/ton. Di sisi lain, pemerintah meminta PLN menahan tarif listrik tetap terjangkau. Guna melindungi keuangan PLN dari pergerakan harga tersebut, maka ditetapkan harga patokan US$ 70/ton.

Harga patokan tersebut berlaku jika harga batu bara di atas US$ 70/ton. Namun bila harga batu bara kurang dari US$ 70/ton, maka PLN membeli batu bara dengan merujuk pada harga batu bara acuan (HBA).

Adapun HBA periode November 2019 ditetapkan sebesar US$ 66,27/ton. Harga batu bara terus melemah sejak awal tahun ini. Posisi di bawah US$ 70/ton terjadi pada September lalu di level US$ 65,79/ton.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA