Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). (ist)

Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). (ist)

Pemerintah Bangun Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia

Imam Mudzakir, Selasa, 19 November 2019 | 17:42 WIB

JAKARTA, investor.id – Pemerintah tengah membangun Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) sebagai kampus masa depan bagi kajian dan penelitian peradaban Islam di Indonesia, yang merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Pembangunan Kampus UIII yang terletak di Kompleks RRI Cimanggis, Depok, Jawa Barat, tersebut memanfaatkan 20-30% dari total luas kompleks untuk bangunan gedung, sisanya akan dipertahankan/dibentuk menjadi ruang hijau berupa taman.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan UIII termasuk dalam Proyek Strategis Nasional sesuai Perpres Nomor 57 Tahun 2016, yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada 5 Juni 2018. “Pembangunan dilaksanakan dalam 2 tahap dengan biaya Rp 1,2 triliun,” ungkap Basuki dalam siaran pers, Selasa (19/11/2019).

Pembangunan Kampus UIII ini pada tahap I dikerjakan oleh Kementerian Agama RI dengan biaya Rp 714 miliar yang terdiri atas 3 paket pekerjaan. Paket 1 dengan biaya Rp 362 miliar meliputi Gedung Rektorat, Gedung Fakultas A, dan Plaza 3 Pilar yang progresnya mencapai 7,6%. Pelaksana pekerjaan adalah PT Waskita Karya sebagai kontraktor dan PT Virama Karya sebagai konsultan manajemen.

Paket 2 dengan biaya Rp 168 miliar meliputi 5 unit Rumah Dosen, 1 Tower Asrama Mahasiswa (pria), Rehabilitasi Bangunan dan Mechanical, Electrical, dan Plumbing (MEP) yang progres mencapai 76,11%. Pekerjaan dilaksanakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya dan konsultan PT Bennatin Surya Cipta (MK).

Sementara itu, pekerjaan paket 3 dikerjakan oleh Brantas Abipraya dan konsultan PT Akronim (MK) dengan biaya Rp 184 miliar meliputi pembangunan infrastruktur kawasan dan pagar keliling yang telah mencapai 45%.

Pembangunan Tahap II dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan biaya Rp 498 miliar. Lingkup pekerjaannya meliputi pembangunan masjid kampus 2 lantai seluas 5.200 m2 kapasitas 1.880 jemaah, dengan anggaran Rp 86 miliar.

Kemudian pembangunan Perpustakaan Pusat 8 lantai seluas 16.556 m2 dengan anggaran Rp 244 miliar, serta Asrama Mahasiswa seluas 12.815 m2 terdiri atas 8 lantai dengan anggaran Rp 168 miliar.

Kementerian PUPR telah membuat desain masterplan perencanaan teknis dan selanjutnya akan dilakukan penandatanganan kontrak untuk pekerjaan Tahap II yang dijadwalkan pada 4 Desember 2019. Pekerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2020.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA