Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkeu Sri Mulyani. Sumber: BSTV

Menkeu Sri Mulyani. Sumber: BSTV

Pemerintah Berikan Insentif Listrik Rp 3 Triliun 4 Kategori

Rabu, 29 Juli 2020 | 22:11 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Kementerian Keuangan mengungkapkan untuk meringankan beban listrik, serta mendukung proses pemulihan ekonomi nasional (PEN), pemerintah akan memberikan insentif listrik senilai Rp 3 triliun.

“Pemerintah akan memberikan insentif listrik untuk meringankan beban listrik bagi pelanggan industri bisis dan sosial,”tutur Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7).

Ia mengatakan bahwa pemberian insentif listrik berupa relaksasi tarif minimum, untuk industri, bisnis dan sosial melalui relaksasi penerapan aturan rekening minimum (RM) yang skemanya pelanggan hanya membayar sejumlah jam pemakaian, dan selisihnya akan dibayarkan oleh pemerintah.

“Target penerima yaitu pelanggan yang pemakaian kWh-nya di bawah energi minimum (Emin) 40 jam, dan direncanakan akan diberikan selama 6 bulan (Juli - Desember 2020),” tuturnya.

Anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp3 triliun, yang direncanakan akan diberikan ke empat kategori penerima bantuan. 

Pertama, 112.223 pelanggan sosial dengan kebutuhan Rp285,9 miliar. Kedua, 330.653 pelanggan bisnis mulai dari daya 900 VA ke atas Rp1,3 triliun.

Ketiga, 28.886 pelanggan industri mulai dari daya 900 VA ke atas Rp1,4 triliun.  Selanjutnya pelanggan dengan golongan daya di bawah 900 VA (relaksasi biaya abonemen) dengan kebutuhan Rp70 miliar.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN