Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers mengenai RCEP Indonesia-Singapura, Selasa (30/8/2022). (Foto: Primus Dorimulu)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers mengenai RCEP Indonesia-Singapura, Selasa (30/8/2022). (Foto: Primus Dorimulu)

Pemerintah Kembangkan Food Estate di Sejumlah Wilayah

Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:38 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA,investor.id - Pemerintah terus melakukan berbagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dengan mewujudkan pangan yang berkedaulatan (food sovereignty) dan mandiri (food resilience). Guna mengakselerasi kemandirian pangan tersebut, Pemerintah berupaya mendorong proyek food estate atau lumbung pangan nasional di sejumlah daerah.

Baca juga: Bangun Food Estate, Suharso Sampaikan Empat Tahap Pengembangan 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo memberikan arahan terkait pembuatan saluran air dan pengolahan lahan pada food estate di Kalimantan Tengah yang akan ditugaskan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sehingga Kementerian Pertanian dapat menggunakan lahan yang telah disiapkan.

“Progres food estate di Kalimantan Tengah yang sedang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian sekitar 60 ribu hektare dimana tahun 2020 sebanyak 30 ribu hektare, di tahun 2021 sebanyak 14 ribu hektare, dan ekstensifikasi sebanyak 16 ribu hektare,” ucap Airlangga dalam siaran pers yang diterima pada Rabu (5/10/2022).

Baca juga: Kementerian PUPR: Lumbung Air Sukodono Dukung Pengembangan Food Estate Mangga di Gresik

Selanjutnya, terkait dengan pengembangan food estate di Sumatera Utara telah mencapai realisasi sebesar 7 hektare dari target yang ditetapkan sebanyak 22 hektare. Adapun penugasan terkait food estate tersebut akan diberikan kepada Bupati Humbahas sebagai penanggung jawab, namun dengan mempertimbangkan tingginya potensi yang dimiliki maka Kementerian Pertanian juga ditugaskan untuk dapat melakukan intervensi pada kegiatan pengembangan food estate tersebut.

Airlangga juga menjelaskan terkait dengan tingkat kemajuan pengembangan food estate di Nusa Tenggara Timur. Pada Kabupaten Belu dilakukan pengembangan food estate seluas 559 hektare dengan komoditas berupa jagung. Kemudian pada Kabupaten Sumba Timur juga ditargetkan untuk pengembangan food estate sorgum sebesar 1 ribu hektare dan pada Kabupaten Sumba Tengah juga dilakukan pengembangan mencapai 10 ribu hektare. Pemerintah juga akan terus memberikan atensi serta dukungan terkait ketersediaan air dan pupuk yang memadai.

Baca juga: Presiden Akan Luncurkan Food Estate di Gresik

“Kemudian untuk food estate di Papua didorong ke arah Merauke dan Keerom, kalau di Merauke mendekati 1 juta hektare dan di Keerom mencapai 3 ribu hektare,” tutur Airlangga.

Dia mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo turut memberikan arahan terkait regulasi Badan Cadangan Logistik Strategis agar disatukan dengan Peraturan Presiden mengenai peningkatan penyediaan pangan nasional melalui pengembangan kawasan food estate sehingga di dalamnya mengatur tentang Badan Cadangan Logistik Strategis yang akan dipimpin oleh Menteri Pertahanan.  

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com