Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Kepala Staf Kepresidenan  Moeldoko saat peluncuran situs Kartu Prakerja di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, di Jakarta, Jumat (20/3/2020).  Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat peluncuran situs Kartu Prakerja di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, di Jakarta, Jumat (20/3/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pemerintah Luncurkan Program Kartu Pra Kerja

Arnoldus Kristianus, Jumat, 20 Maret 2020 | 10:40 WIB

JAKARTA, investor.id - Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang dapat diakses di seluruh Indonesia. Kartu Prakerja diharapkan dapat membantu tenaga kerja untuk meningkatkan keterampilan melalui berbagai jenis pelatihan secara daring (online) yang dapat dipilih sesuai minat.

“Kartu Prakerja menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 untuk mendapatkan skill baru (skilling), meningkatkan keterampilan di bidang yang telah ditekuni (upskilling), atau di bidang yang baru (reskilling),” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Kantornya pada Jumat (20/3).

Menteri Kordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto bersama Kepala Kepresidenan Moeldoko saat peluncuran situs Kartu Prakerja di Kantor Kemenko Perekonomian, di Jakarta, Jumat (20/3/2020).  Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Kepala Staf Kepresidenan  Moeldoko saat peluncuran situs Kartu Prakerja di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, di Jakarta, Jumat (20/3/2020).  Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Airlangga mengatakan dalam program kartu pra kerja ini unutk pertamakalinya pemerintah menggandeng startup sehingga bisa menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Pemerntah dalam program ini menargetkan bahwa kartu pra kerja ini sesuai Perpres 3 6 tahun 2020. Program ini ini merupakan bantuan biaya pelatihan bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan atau yang sedang tidak mencari pekerjaan.  

Baik buruh karyawan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) serta  lulusan SMA dan SMK yang berusia 18 tahun ke atas.

“Pemerintah melihat saat ini 7 juta penduduk Indonesia yan belum mendapat pekerjaan dari jumlah tersebut 3,7 juta usai 18 sampai 24 tahun. Sedangkan  yang belum mendapat kerja 64% tinggal di perkotaan 78% berpendidikan SMA ke atas,” ucap Airlangga.

Sementara itu Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menambahkan bahwa Kartu Prakerja diprioritaskan untuk pencari kerja muda.

Menteri Kordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto bersama Kepala Kepresidenan Moeldoko saat peluncuran situs Kartu Prakerja di Kantor Kemenko Perekonomian, di Jakarta, Jumat (20/3/2020).  Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Kepala Staf Kepresidenan  Moeldoko saat peluncuran situs Kartu Prakerja di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, di Jakarta, Jumat (20/3/2020).  Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

“Dengan bantuan dari Pemerintah, diharapkan tenaga kerja muda dapat lebih kompeten, berdaya saing, dan produktif. Selain itu, dengan memilih sendiri pelatihan yang diminati juga dapat mendorong Indonesia menjadi bangsa pembelajar,” ucap Moeldoko

Sementara, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari menjelaskan, Kartu Prakerja adalah inovasi pelayanan publik dari Pemerintah.

“Melalui platform digital ini, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses pelatihan yang diminati. Kami menggandeng berbagai platform digital di Indonesia sebagai mitra resmi agar dapat menjangkau lebih banyak lagi pencari kerja,” ucapnya.

Denni Puspa Purbasari, Direktur Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM).
Denni Puspa Purbasari, Direktur Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM).

Skema Kartu Prakerja bisa diikuti dengan ketentuan setiap WNI di atas 18 tahun bisa mendaftarkan diri secara online di situs Kartu Prakerja. Kemudian, mereka bisa memilih berbagai jenis pelatihan melalui platform digital mitra resmi pemerintah.

Selain dapat diakses pada website kartu kera, informasi mengenai Kartu Prakerja dan pelatihan yang tersedia juga dapat diakses melalui delapan platform digital milik mitra resmi Pemerintah. Registrasi untuk Kartu Prakerja baru akan dibuka pada awal April 2020.

Menteri Kordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto bersama Kepala Kepresidenan Moeldoko saat peluncuran situs Kartu Prakerja di Kantor Kemenko Perekonomian, di Jakarta, Jumat (20/3/2020).  Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Kepala Staf Kepresidenan  Moeldoko saat peluncuran situs Kartu Prakerja di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, di Jakarta, Jumat (20/3/2020).  Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Terdapat dua jenis pelatihan yang diberikan, yaitu daring (online) maupun tatap muka (offline). Juga ada pilihan program pelatihan 3 in 1 yaitu pelatihan, sertifikasi, dan penempatan yang tepat untuk pencari kerja.

Untuk setiap jenis program, Pemerintah bersama platform digital menyeleksi lembaga pelatihan yang berkualitas baik dan sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN