Menu
Sign in
@ Contact
Search
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato RUU Tentang APBN tahun anggaran 2023 disertai nota keuangan dan dokumen pendukungnya, di gedung Parlemen DPR RI, di Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2022. (Youtube BPMI Setpres)

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato RUU Tentang APBN tahun anggaran 2023 disertai nota keuangan dan dokumen pendukungnya, di gedung Parlemen DPR RI, di Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2022. (Youtube BPMI Setpres)

Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 608,3 Triliun untuk Pengembangan Kualitas SDM

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:44 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah menganggarkan Rp 608,3 triliun untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam RAPBN 2023. Pengembangan kualitas SDM dilakukan untuk memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi.

“Kita harus menyiapkan sumber daya manusia yang produktif, inovatif, dan berdaya saing global dengan tetap mengamalkan nilai-nilai Pancasila, berakhlak mulia, dan menjaga jati diri budaya bangsa,” ucap Presiden Joko Widodo dalam pidato Penyampaian RUU APBN 2023, Selasa (16/8).

Dia mengatakan, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia ditekankan pada lima hal, yaitu peningkatan akses pendidikan pada seluruh jenjang pendidikan, peningkatan kualitas sarana prasarana penunjang kegiatan pendidikan, terutama di daerah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T). Berikutnya, penguatan link and match dengan pasar kerja, pemerataan kualitas pendidikan, serta penguatan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Pemerintah juga berkomitmen untuk memperkuat investasi di bidang pendidikan, antara lain dengan mendukung perluasan program beasiswa, pemajuan kebudayaan, penguatan perguruan tinggi kelas dunia, dan pengembangan riset dan inovasi,” ucap Joko Widodo.

Baca juga: Wujudkan SDM Unggul, Jokowi Tegaskan Stunting Harus Segera Dipangkas

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengatakan, generasi muda akan berperan besar dalam pembangunan Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah harus memasukkan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam agenda pembangunan.

Untuk mempercepat capaian kemajuan Indonesia, maka agenda strategis ke depan perlu memperkuat dan mempertajam upaya-upaya yang diarahkan pada pembangunan kualitas dan karakter nasional manusia Indonesia, pembangunan kedaulatan pangan nasional, penguatan industri nasional, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta reformasi birokrasi yang nyata.

“Kita perlu memberikan perhatian yang besar pada generasi muda Indonesia. Ke depan merekalah yang akan mewarisi Indonesia,” ujarnya.

Puan mengatakan, saat ini generasi muda Indonesia telah banyak menunjukkan prestasi yang membanggakan baik di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, digital, seni budaya, olahraga, startup dan lain sebagainya. Pemerintah harus menjalankan sejumlah upaya agar memperkuat kemudahan akses dan kesempatan untuk memperoleh pendidikan disetiap jenjang, memperkuat vokasional, memperkuat ruang kewirausahaan.

“Kita tidak ingin hanya menjadi sasaran pasar dari produk luar. Kita ingin dapat berdikari di bidang ekonomi melalui industri nasional. Kita juga tidak ingin bangsa Indonesia hanya menjadi kuli di negerinya sendiri. Kita harus bangga menggunakan produk anak bangsa Indonesia,” kata Puan.

Baca juga: Cetak SDM Unggul, Jamkrindo Libatkan Peserta Magang dalam Proyek Sosial

Editor : Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com