Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Desa/PDTT Abdul Halim Iskandar mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Rapat kerja tersebut membahas tentang penjelasan mengenai SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) Tahun Anggaran 2019. Foto: SP/Ruht Semiono

Menteri Desa/PDTT Abdul Halim Iskandar mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Rapat kerja tersebut membahas tentang penjelasan mengenai SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) Tahun Anggaran 2019. Foto: SP/Ruht Semiono

Pemerintah Telah Salurkan BLT Dana Desa Rp 3,4 Triliun

Arnoldus Kristianus, Selasa, 2 Juni 2020 | 20:46 WIB

JAKARTA, investor.id -- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) hingga Senin (1/6) telah menyalurkan BLT dana desa sebesar 3,4 triliun. BLT tersebut diberikan untuk 5,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Jumlah KPM ini mencakup 1,2 juta keluarga yang anggotanya kehilangan mata pencaharian dan 247 ribu keluarga yang anggotanya menderita penyakit kronis menahun.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menjelaskan, dana yang sudah masuk ke Rekening Kas Desa (RKDes) ada 69.443 desa atau 93% dari total jumlah desa. Desa yang sudah melakukan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dan sudah menetapkan calon penerima BLT sebanyak 67.640 desa atau 90% dari total desa yang sudah mendapatkan RKDEs atau sudah mendapatkan penyaluran dana desa

“Sedangkan desa yang sudah salur itu 55.042 desa atau setara 80% dari yang dana desanya sudah salur ke RKDes,” ucap Abdul Halim dalam konferensi pers secara virtual pada Selasa (2/6).

Berdasarkan data Kemendes PDTT total dana desa yang sudah masuk ke rekening kas desa sebanyak Rp 23, 21 triliun dan yang telah digunakan untuk Padat Karya Tunai Desa (PKTD) sebanyak 1,043 triliun. Sedangkan pendataan dan pengalokasian BLT untuk tanggap Covid-19 sebanyak Rp 2,6 triliun.

Ia menjelaskan, berdasarkan grafik sudah mulai ada persamaan laju musdesus dan penyaluran BLT dana desa. Diharapkan, pada pekan ini sudah ada titik temu antara musdesus dan penyaluran. “Kalau sudah ada titik temu tidak ada kendala lagi di kabupaten, karena ada beberapa desa yang sebenarnya sudah siap,” ucap Abdul Halim.

Ia mengatakan, sampai saat ini sudah 67.640 desa melakukan musdesus dan desa-desa tersebut sudah siap melakukan penyaluran. “Tetapi yang betul-betul menyalurkan 55.042 desa, karena ada kendala di lapangan,” ucapnya.

Hingga Senin (1/6) sebanyak 153 desa sudah 100% menyalurkan BLT dana desa. Jumlah desa yang menyalurkan BLT dana desa 75% hingga 99% sebanyak 144 desa. Jumlah desa yang menyalurkan 50% sampai 74% sebanyak 45 desa. Jumlah desa yang menyalurkan di bawah 50% sebanyak 69 desa.

Sedangkan jumlah desa yang belum menyalurkan BLT dana desa sama sekali sebanyak 23 desa. Beberapa daerah yang belum menyalurkn dana desa sama sekali yaitu di Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Khusus untuk NTT karena pemerintah daerah meminta untuk dilakukan penundaan.

“Jadi sampai sekarang belum menyalurkan. Kemudian ada juga yang dana desa tahap pertamanya sudah habis. Sehingga pencairan BLT dana desa menunggu tahap kedua penyaluran dana desa,” ucap Abdul Halim.


 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN