Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mendes dan PDTT Abdul Halim Iskandar. Sumber: BSTV

Mendes dan PDTT Abdul Halim Iskandar. Sumber: BSTV

Pemerintah Telah Salurkan BLT Dana Desa untuk 47.030 Desa

Arnoldus Kristianus, (elgor)  Rabu, 27 Mei 2020 | 14:55 WIB

JAKARTA, investor.id - Kemendes PDTT menyatakan hingga Selasa (26/5) sudah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa untuk 47.030 desa. Adapun dana desa yang telah masuk ke Rekening Kas Desa sudah diterima oleh 63.029 desa atau setara 84% dari total desa 74.953.

“Meskipun kemarin Lebaran penyaluran BLT jalan terus. Sehingga kalau kita lihat grafiknya antara musdesus dengan penyaluran semkain pendek jedanya,” ucap Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dalan Konferensi Pers secara virtual pada Rabu (27/5).  

Ia mengatakan ada kenaikan jumlah penyaluran, misalnya pada Sabtu (23/5) jumlah dana desa yang sudah tersalur mencapai 44.035 desa. Lalu pada Selasa (26/5) jumlah ini meningkat jadi 47.030 desa. Menurut Abdul Halim hal ini tidak terlepas dari komitmen kepala daerah untuk memberikan hak warga desa  yang sudah masuk dalam data penerima.

Bila dilihat dari jumlah kabupaten kota ada  109 kabupaten kota yang sudah 100% menyalurkan BLT dana desa.

Berikutnya ada 138 kabupaten kota yang BLT dana desanya sudah tersalur 75  sampai 99%. Kelompok yang porsi penyalurannya 50 sampai 74% ada 55 kabupaten/kota.

Sedangkah kelompok yang penyaluran dana desanya dibawah 49% sebanyak 94 kabupaten.

Terakhir ada 38 kabupaten/kota yang belum menyalurkan BLT dana desa sama sekali. Daerah-daerah yang belum menyalurkan sama sekali yaitu kabupaten Ende (Nusa Tenggara Timur), beberapa kabupaten di Papua dan Papua Barat.

“Kami  sudah cek di lapangan salah satunya di Nusa Tenggara Timur di ende, karena kepala desa banyak yang baru dilantik. Jadi kendala kendala yang sifatnya mendasar sehingga masih ada 38 kabupaten kota yang belum cair sama sekali,” ucap Abdul Halim.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN