Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menparekraf Sandiaga Uno bersama Menaker Ida Fauziyah  Foto: Humas Kementerian Ketenagakerjaan

Menparekraf Sandiaga Uno bersama Menaker Ida Fauziyah Foto: Humas Kementerian Ketenagakerjaan

Pemerintah Terus Tingkatkan Kualitas Naker Sektor Pariwisata

Rabu, 24 Februari 2021 | 22:13 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pihaknya akan terus memperkuat nota kesepahaman dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekaf) untuk menyiapkan 500 ribu pekerja terampil di sektor pariwisata sepanjang tahun 2021.

Hal ini untuk mendukung terwujudnya 5 destinasi super prioritas di Indonesia yang tengah di bangun. Kelima destinasi super priortas tersebut yakni Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

"Sebenarnya semua itu sudah berjalan, jadi tinggal kita perkuat lagi. Kami akan intervensi untuk peningkatan SDM terutama di lima destinasi super prioritas," ucap Ida dalam siaran pers yang diterima Rabu (24/2).

Langkah untuk menyiapkan ratusan ribu pekerja terampil tersebut merupakan bagian dari 2 program besar Kemnaker untuk pemulihan di sektor pariwisata yaitu peningkatan keterampilan SDM dan perluasan kesempatan kerja di kawasan pariwisata setempat.

"Kemnaker juga membangun komunitas berbasis kejuruan pariwisata dan perhotelan. Total BLK Komunitas yang telah dibangun sejak 2017-2020 sebanyak 2.127 BLK Komunitas di seluruh Indonesia," ucap Ida.

Menaker Ida Fauziyah  Foto: Humas Kementerian Ketenagakerjaan
Menaker Ida Fauziyah Foto: Humas Kementerian Ketenagakerjaan

Selain BLK Komunitas, Ida menegaskan pihaknya akan terus memperkuat nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menjadikan Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi duta wisata. Sebagai duta wisata, selain akan mewakili Indonesia di luar negeri dan memperkenalkan Indonesia di mata dunia, PMI juga dapat menjadi pahlawan bagi pariwisata Indonesia. Ida menambahkan, sektor pariwisata tidak hanya diisi oleh pekerja formal namun juga informal. Selain itu, terdapat dua sektor lainnya yaitu kuliner lokal dan kerajinan lokal yang saat ini dianggap potensial.

“Kami punya BLK yang dikelola oleh Pemerintah Pusat, ada juga BLK yang dikelola oleh Pemerintah Daerah. Kami akan terus sinergikan karena tidak sedikit kompetensi SDM yang harus kita bangun. Di samping itu kami juga punya BLK komunitas, karena banyak BLK komunitas itu yang jurusannya pariwisata,” ucap Ida.

Menparekraf Sandiaga Uno Foto: Humas Kementerian Ketenagakerjaan
Menparekraf Sandiaga Uno Foto: Humas Kementerian Ketenagakerjaan

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan terus berkordinasi dengan Menaker Ida Fauziyah untuk menjalankan beberapa program. Salah satunya yakni program duta wisata dan ekonomi kreatif bagi PMI. Kedua, kolaborasi Kemnaker-Kemenparekraf dalam peningkatan kompetensi terutama 34 juta lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Untuk BLK komunitas ini saya sangat terkesan karena ini betul-betul langsung ada di tengah masyarakat untuk meningkatkan sektor pelayanan," tutur Sandiaga.

Ia mengatakan  pihaknya bersama Kemnaker juga sepakat untuk sharing data di sistem informasi ketenagakerjaan (SISNAKER). "Kami juga sedang kembangkan sehingga data ini nanti bisa diintervensi dan dieksekusi sehingga tepat sasaran khususnya di 34 juta lapangan pekerjaan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," pungkas Sandi.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN