Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Siti Nurbaya

Siti Nurbaya

Pemerintah Tidak Hapus Izin Lingkungan

Kamis, 8 Oktober 2020 | 05:00 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

Jakarta, investor.id–Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menegaskan bahwa UU Cipta Kerja tidak menghapus izin lingkungan, tapi mengintegrasikannya langsung dengan perizinan berusaha. Selain meringkas proses perizinan usaha, ketentuan baru tersebut justru makin memperkuat proses penegakan hukum.

Menteri Siti menuturkan, terkait analisis dampak lingkungan (amdal) atau izin lingkungan, tidak benar anggapan bahwa dengan UU Cipta Kerja terjadi kemunduran terhadap perlindungan lingkungan. Prinsip dan konsep dasar pengaturan amdal dalam UU Cipta Kerja tidak ada perubahan, yang berubah adalah kebijakan dan prosedurnya disederhanakan supaya sesuai tujuan UU Cipta Kerja yaitu memberi kemudahan bagi pelaku usaha. “UU Cipta Kerja tidak menghapus izin lingkungan tapi mengintegrasikan izin lingkungan ke perizinan berusaha. Ini dalam rangka meringkas sistem perizinan dan memperkuat penegakan hukum tanpa mengurangi tujuan dan fungsinya,” jelas Siti saat konferensi pers UU Cipta Kerja di Jakarta, Rabu (7/10).

Salah satu yang disorot dari UU Cipta Kerja dari klaster lingkungan hidup adalah penghapusan aturan kepemilikan izin lingkungan. Dalam pasal 40 (1) UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, izin lingkungan merupakan persyaratan untuk memperoleh izin usaha dan atau kegiatan, namun dalam UU Cipta Kerja ketentuan tersebut dihapus. Hal itu dianggap sebagai pelemahan perlindungan lingkungan. Menurut Siti, hal itu tidak benar, pemerintah justru ingin memperkuat penegakan hukum lingkungan.

Editor : Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN