Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pegawai memantau pergerakan surat utang negara (SUN) di Treasury Room OCBC NISP, Jakarta.  Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Pegawai memantau pergerakan surat utang negara (SUN) di Treasury Room OCBC NISP, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Pemerintah Turunkan Target Lelang SUN Jadi Rp 8 Triliun

Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:19 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Keuangan menurunkan target lelang Surat Utang Negara (SUN) menjadi Rp 8 triliun dari Rp 12 triliun. Penurunan target lelang tersebut dilakukan seiring dengan membaiknya realisasi penerimaan negara serta optimalisasi belanja negara dan pembiayaan non utang, sehingga defisit anggaran diprediksi lebih rendah. Total penawaran yang masuk mencapai Rp 50,14 triliun.

“Dengan mempertimbangkan rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2021, yield /imbal hasil SBN yang wajar di pasar sekunder, serta pemenuhan supply SUN dari pasar perdana, Pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp 8 triliun,” ucap  Direktur Surat Utang Negara Kemenkeu Deni Ridwan dalam siaran pers yang diterima pada Selasa (12/10)

Deni mengatakan  pelaku pasar masih concern terhadap kenaikan harga komoditi dan energi yang berpotensi memberikan dampak pada tingkat inflasi dan pertumbuhan di Amerika Serikat . Selain itu, kenaikan yield US Treasury tenor 10 tahun hingga ke level 1,6% menahan penurunan yield SUN walaupun terdapat penurunan supply SUN di pasar perdana.

“Dengan incoming bids sebesar Rp 50,15 triliun, bid to cover ratio pada lelang kali ini menjadi yang tertinggi pada tahun 2021 yaitu sebesar 6,27 kali,” tandas Deni.

Adapun seri SUN yang dilelang adalah seri SPN03220112 (new issuance), SPN12221013 (new issuance), FR0090 (reopening), FR0091 (reopening), FR0088 (reopening), FR0092 (reopening) dan FR0089 (reopening).

Deni mengatakan investor domestik masih mendominasi bid dengan persentase mencapai 91,7% dari total bid. Seri-seri yang paling diminati pada lelang SUN kali ini adalah tenor 5, 10 dan 20 tahun dengan total 62, 18% dari total bid yang masuk. Weighted Average Yield (WAY) yang dimenangkan untuk sebagian besar seri obligasi negara turun sekitar 1 sampai 13  basis poin dibandingkan dengan yield seri yang sama pada penutupan perdagangan sesi pertama pada hari ini.

“Penurunan yield tertinggi pada seri FR0092 atau obligasi negara tenor 20 tahun,” ucap  Deni.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN