Menu
Sign in
@ Contact
Search
Alat berat beroperasi saat pengerjaan jalur Kreta Cepat Jakarta-Bandung di kawasan Cikarang, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Alat berat beroperasi saat pengerjaan jalur Kreta Cepat Jakarta-Bandung di kawasan Cikarang, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pemerintah Ungkap Tiongkok Minta RI Ikut Tanggung Cost Overrun KCJB

Rabu, 27 Juli 2022 | 13:39 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah mengungkapkan China Development Bank (CDB) meminta pemerintah ikut menanggung membengkaknya biaya proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau cost overrun.

Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan pemerintah, berkomitmen untuk mendorong penyelesaian proyek. Namun terkait cost overrun proyek KCJB  yang diminta pihak Tiongkok, pemerintah masih terus melakukan pembahasan.

Baca juga: WIKA Beton (WTON) Tuntaskan Slab Track Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lebih Cepat

Untuk diketahui, nilai pembengkakan biaya atau cost overrun proyek kereta cepat sudah ditemukan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mencapai US$ 1,176 miliar atau setara dengan Rp 16,8 triliun. Hasil temuan juga sudah diserahkan kepada Kementerian BUMN bulan Maret 2022.

"Tentang cost overrun, setahu saya masih dibahas. Karena ada permintaan cost overrun ini agar di-cover oleh Pemerintah. Terkait hal ini, teman-teman dari Kementerian Keuangan baru membahas yang merupakan bagian kewajiban kita untuk kontribusi dalam pembangunan," ucapnya dalam media briefing, Selasa (26/7/2022).

Meski demikian, Wahyu menegaskan bahwa pemerintah hingga saat ini masih menargetkan  kereta Cepat dapat meluncur pada tahun 2023. Apalagi Presiden Tiongkok Xi Jinping dijadwalkan akan mengunjungi Indonesia untuk melihat perkembangan pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) disaat pelaksanaan puncak Presidensi G20.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rencana Besar untuk Kereta Cepat dan Bandara Kertajati

Hingga saat ini proses konstruksi proyek kereta cepat sudah sebagian besar selesai dan saat ini kontraktor masih fokus untuk pengerjaan depo dan stasiun.

"Apalagi kereta cepat ini dijadikan salah satu tujuan dari kunjungan Presiden Tiongkok saat kunjungan G20. Jadi memang kereta cepat pernah kami tinjau dan liat konstruksinta sebagian besar selesai dan komitmen dari pemerintah Indonesia bahwa kereta cepat ini harus segera dioperasikan mudah-mudahan di tahun 2023," tegasnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com