Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Walikota Mojokerto Ita Puspitasari dan Senior Analis Stakeholder Strategi Manajemen PT Perusahaan Gas Negara Tbk Hamal Syahan di sela acara Visit Media PGN di Mojokerto, Kamis (21/11/2019). Foto:Amrozi Amenan

Walikota Mojokerto Ita Puspitasari dan Senior Analis Stakeholder Strategi Manajemen PT Perusahaan Gas Negara Tbk Hamal Syahan di sela acara Visit Media PGN di Mojokerto, Kamis (21/11/2019). Foto:Amrozi Amenan

Pemkot Mojokerto Minta PGN Dukung Sentra Kuliner

Amrozi Amenan, Minggu, 24 November 2019 | 11:01 WIB

MOJOKERTO, investor.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto meminta dukungan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) meningkatkan kapasitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bidang kuliner untuk mengembangkan jaringan gas (jargas) di sentra kuliner yang akan dibangun di sejumlah lokasi di Kota Mojokerto.

Walikota Mojokerto Ita Puspitasari mengatakan, geliat UMKM di kota Mojokerto terus berkembang dan mampu menggerakkan laju pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto. Selama ini UMKM di sektor kerajinan lebih banyak kontribusinya pada pertumbuhan ekonomi kota Mojokerto.

Ke depan, jelas dia, Pemkot Mojokerto ingin memperbesar kapasitas UMKM untuk menunjang perekonomian Mojokerto dengan mengembangkan sentra kuliner di beberapa titik yang potensi pengembangannya cukup besar. Di antaranya adalah sentra kuliner di sekitar alun-alun di Jalan Majapahit dan di wisata kolam renang Mekarsari kota Mojokerto.

”Kami berharap pengembangan sentra kuliner itu akan meningkatkan kesejahteraan warga dan memacu pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto,” katanya di sela Media Visit PGN di Mojokerto, Kamis (21/11/2019).

Walikota Mojokerto Ita Puspitasari dan Senior Analis Stakeholder Strategi Manajemen PT Perusahaan Gas Negara Tbk Hamal Syahan di sela acara Visit Media PGN di Mojokerto, Kamis (21/11/2019). Foto:Amrozi Amenan
Walikota Mojokerto Ita Puspitasari dan Senior Analis Stakeholder Strategi Manajemen PT Perusahaan Gas Negara Tbk Hamal Syahan di sela acara Visit Media PGN di Mojokerto, Kamis (21/11/2019). Foto:Amrozi Amenan

Sentra UMKM kuliner juga akan dibangun bersamaan dengan dibangunnya tempat peristirahatan (rest area) di beberapa titik yang menjadi persinggahan sementara (transit) para wisatawan sebelum melanjutkan perjalanannya ke tujuan obyek wisata lain. Seperti rest area di Gunung Gedangan, yang menjadi pintu keluar (exit) wisatawan sebelum menuju ke tujuan obyek wisata di kota Malang atau rest area di stasiun sebelum mereka melanjutkan wisatanya ke Gunung Bromo. Di rest area itu akan dibangun sentra kuliner berikut skywalk untuk melayani kebutuhan para wisatawan.

“Nah, pada pengembangan sentra kuliner di berbagai titik itu yang tahun ini sudah dimulai pembangunannya dan bisa dioperasikan tahun depan, seperti di alun-alun Mojokerto yang juga menjadi pilot percontohan itu, Pemkot Mojokerto berharap ada dukungan PGN untuk jaringan gas di sana sehingga kebutuhan gas bagi UMKM kuliner juga bisa terpenuhi,” ungkap Ning Ita, sapaan akrab Ita Puspitasari.

Dia mengakui bahwa selama ini peran PGN dalam memenuhi kebutuhan gas bagi UMKM yang bergerak di sektor kerajinan melalui pembangunan jargas, seperti persepatuan, pembuatan roti dan perdagangan sangat membantu mereka meningkatkan daya saing mereka. Karena selain efisiensi, mereka juga dimudahkan untuk mendapatkan gas.

“Kami ingin kemudahan dalam mendapatkan juga didapat oleh UMKM kuliner nanti dan itu butuh intervensi PGN supaya ada jaringan gas di sana,” tandasnya.

Selain itu, menurut dia, Pemkot Mojokerto juga berharap dukungan PGN untuk kebutuhan gas bagi proyek lain di Mojokerto, seperti rumah susun sederhana sewa (rusunawa) empat lantai yang sudah selesai dibangun Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Lalu,  proyek untuk meningkatkan potensi parwisata, yakni grand design Majapahit seluas 5 ha di kawasan Mojokerto barat yang akan mengenang kejayaan Majapahit tempo dulu.

“Kami juga ingin peran PGN di proyek-proyek tersebut untuk bisa memenuhi kebutuhan gasnya,” katanya.

Proyek jargas di Kota Mojokerto dimulai tahun 2016. Waktu itu Pemkot Mojokerto mengusulkan bantuan jargas sejumlah 17.863 sambungan rumah (SR) dan hanya terealisasi sebangak 5.000 SR di tahun 2017.

Kemudian di tahun 2018, Pemkot Mojokerto mengajukan sebanyak 22.306 SR, namun relisasinya hanya 4.000 SR yang akan bisa dinikmati warga pada tahun 2019 ini. Delapan Kelurahan yang sudah dan akan mendapat sambungan jargas adalah Magersari, Kelurahan Gedongan, Kelurahan Balongsari, Kelurahan Kedundung, Kelurahan Purwotengah, Kelurahan Jagalan, Kelurahan Sentanan dan Kelurahan Mentikan. Dan tahun 2020 diproyeksikan ada 6.000 (SR) baru.

“PGN akan memberikan dukungan kepada Pemkot Mojokerto dalam upaya memenuhi kebutuhan gas untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga kota Mojokerto,” imbuh Senior Analis Stakeholder Strategi Manajemen PGN, Hamal Syahan.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA