Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
tenaga kerja Indonesia di pabrik sepatu Nike.

tenaga kerja Indonesia di pabrik sepatu Nike.

Penerapan Industri 4.0 Harus Diserta Digitalisasi SDM

Eva Fitriani, Jumat, 19 Juli 2019 | 08:00 WIB

JAKARTA – Digitalisasi sumber daya alam (SDM/Human Capital) mutlak dilakukan perusahaan untuk menjamin kesuksesan dalam memasuki era industri 4.0. Penerapan industri 4.0 yang ditandai dengan antara lain digitalisasi di sejumlah lini, diyakini akan menjadikan kinerja perusahaan menjadi lebih efisien dan meningkatkan produktivitas.

"Sudah waktunya bagi Fungsi Human Capital (HC) untuk juga masuk ke dalam era digital. “Kenapa? Di masa depan, semuanya akan mengalami revolusi, strategi perusahaan tidak akan bisa berjalan tanpa digitalisasi HC,” kata Komisaris Independen PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Firmanzah dalam Bakrie Group HC Conference 2019 di Bandung, Kamis (18/7).

Firmanzah mengatakan, inovasi digital akan banyak memberikan keuntungan ekonomi. Antara lain memberikan bentuk-bentuk baru kapital aset dan teknologi untuk diaplikasikan dalam proses produksi, menciptakan cara-cara baru dalam menjalankan bisnis di segala lini, menciptakan pasar yang lebih luas bagi produk baru, dan menciptakan pasar baru yang lebih accessible.

Rektor Universitas Paramadina ini mencontohkan, jika saat ini sistem HC hanya dapat diakses melalui situs internal perusahaan, di era digital nanti, pekerja bisa memanfaatkan aplikasi bergerak (mobile apps) untuk mendapatkan layanan HC perusahaan. “Begitu juga dengan sistem laporan di mana saat ini dilakukan secara periodik. Nantinya, hal itu bisa dilakukan secara real-time interactive dashboard,” jelas dia.

Firmanzah menambahkan, organisasi HC di era digital dapat lebih efisien dalam menjalankan fungsinya di perusahaan; yakni sebagai business driver, culture compass, data engineer, dan capability guardian. “Sebagai business driver, misalnya, HC digital akan mengambil posisi sebagai pencipta solusi untuk mempersiapkan organisasi bagi pemimpin masa depan, pekerja, struktur maupun sumber daya yang mungkin akan muncul,” kata dia.

Selain Firmanzah, acara ini juga dibuka dengan pemaparan oleh Direktur & CEO PT Bakrie Strategic Solution (BSS) Okder Pendrian. Kemudian dilanjutkan dengan sesi pembicara lain, yakni Chief Human Capital Officer PT XL Axiata Tbk Rudy Afandi dan Founder/CEO ID Talent Platform Talent Management Eka Sudjana.

Acara yang diselenggarakan oleh Bakrie Learning Center (BLC) mengambil tema “HC Management Transformation towards the Industrial Revolution 4.0”. Kegiatan yang diikuti 42 orang peserta dari 28 perusahaan di lingkungan Grup Bakrie ini berlangsung hingga Jumat (19/7).

Dalam kesempatan tersebut, Okder Pendrian memaparkan, Bakrie Group HC Conference ini merupakan wadah bagi praktisi HC di Bakrie Group dalam mentransformasi strategi pengelolaan HC. Hal ini sejalan dengan perubahan lanskap bisnis pada era ekonomi digital.

“Setidaknya ada 3 strategi HC Bakrie Group yang didiskusikan, yaitu tentang corporate culture transformation, HC strategy on attracting the best talent, dan organization tranformation related to industrial revolution 4.0,” terang dia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA