Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam evaluasi PPKM, Senin, 4 Oktober 2021.

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam evaluasi PPKM, Senin, 4 Oktober 2021.

Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai dengan Prokes Ketat

Senin, 4 Oktober 2021 | 18:49 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan membuka kembali Bandara Ngurah Rai, Bali untuk penerbangan internasional pada 14 Oktober 2021. Pembukaan bandara diberlakukan untuk wisatawan mancanegara (wisman) dari beberapa negara dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

"Bandara Ngurah Rai Bali akan dibuka untuk kedatangan internasional pada tanggal 14 Oktober 2021 selama memenuhi karantina dan berbagai ketentuan dan persyaratan"  ucap Luhut dalam Konferensi Pers Perkembangan PPKM pada Senin (4/10).

Adapun ketentuan  dan persyaratan pembukaan Bandara Ngurah Rai Bali untuk penerbangan internasional mencakup mengenai karantina, test, dan kesiapan satgas Covid-19.  Pemerintah akan membuka pintu kedatangan unutk wisman asal  Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, Abu Dhabi, Jepang dan New Zealand.

"Setiap penumpang kedatangan internasional harus punya bukti booking hotel untuk karantina minimal 8 hari dengan biaya sendiri,"  tandas Luhut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah kunjungan wisman dari Januari hingga Agustus  2021 mencapai 1.061.532 kunjungan. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 terjadi  penurunan 69,17 %. Saat itu jumlah kunjungan wisman mencapai 3. 443.091 kunjungan. Dilihat menurut moda angkutan, wisman yang berkunjung dengan moda angkutan udara pada  bulan Agustus 2021 turun sebesar 71,91% dibandingkan dengan bulan Agustus 2020. 

Beberapa  bandara  tercatat  mengalami  penurunan  sebesar  100,%, yaitu  di  Bandara   Ngurah Rai, Bali; Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau; dan Bandara Sultan Iskandar Muda,  Aceh. Sebaliknya, Bandara Sultan Badaruddin II, Sumatera Selatan dan Bandara Internasional  Lombok mengalami peningkatan masing-masing sebesar 3.080% (dari 15 kunjungan  menjadi 477 kunjungan) dan 1.200% (dari 2 kunjungan menjadi 26 kunjungan).

 Meskipun telah terjadi penurunan kasus Covid-19 namun pemerintah tetap meminta seluruh pihak agar tidak lengah dalam penerapan prokes. Sebab bila terjadi kelengahan dalam beberapa  pekan ke depan akan terjadi kenaikan kasus Covid-19. Risiko kenaikan kasus Covid-19 masih membayangi masyarakat. Oleh karena  itu dibutuhkan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat.

“Pemerintah sama sekali tidak jumawa dan terus memohon kepada masyarakat agar sekali lagi tidak euforia yang berlebihan yang pada akhirnya mengakhiri segala bentuk protokol kesehatan yang ada. Apa yang kita capai hari ini tentunya kerjasama kita semua sampai kepada rakyat yang paling kecil, mahasiswa dan pekerja-pekerja semua,” ucap Luhut. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN