Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri ESDM Arifin Tasrif. Sumber:  BSTV

Menteri ESDM Arifin Tasrif. Sumber: BSTV

Penetapan Kebijakan Energi Daerah Harus Dipercepat

Rabu, 16 Juni 2021 | 08:23 WIB
Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selaku Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) Arifin Tasrif mendorong dipercepatnya perumusan kebijakan energi lintas sektoral di daerah dalam bentuk Rencana Umum Energi Daerah Provinsi (RUED-P). Pemerintah menargetkan seluruh provinsi di Indonesia telah memiliki RUED di tahun 2022.

“Menjadi tugas kami di DEN untuk bisa menyusun suatu rencana strategis ke depan dan menyusun kebijakan-kebijakan yang harus segera diambil,” kata Arifin dalam keterangan resminya, Rabu (16/6).

Arifin memaparkan, terdapat 21 provinsi di Indonesia yang telah menetapkan peraturan daerah RUED-P sebagai acuan pengembangan sumber energi sesuai dengan potensi daerah masing -masing. “Masih ada 13 daerah yang belum mempunyai RUED-P. Diharapkan pada 2022, seluruh daerah memiliki RUED. Dari situ kita bisa melihat kebutuhan, resources yang ada, dan rencana implementasinya,” sambungnya.

Dia merinci, sampai 11 Juni kemarin, terdapat satu provinsi yang proses penetapan RUED-P masih dalam registrasi nomor di Kementerian Dalam Negeri. Selanjutnya 9 provinsi masih dalam proses Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun Anggaran 2021 dan pembahasan di DPRD. Sisanya, 3 provinsi telah memiliki draft rancangan Perda RUED-P, namun belum memiliki anggaran pembahasan.

Proses percepatan penetapan RUED-P sendiri, jelasnya, merupakan salah satu program prioritas DEN 2021-2025. Dalam pelaksanaanya, DEN akan melakukan pengawasan dan pengawasan pendampingan perhitungan buaran energi nasional dan daerah, serta menetapkan dan memastikan daerah potensi krisis dan darurat energi.

“RUED dinilai akan membuka potensi pengembangan ekonomi, serta memberikan kepastian ketersediaan energi bagi investor untuk melakukan investasi di daerah,” tegas Arifin.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN