Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dalam Virtual Expo Maritime Indonesia (VEMI) 2021

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dalam Virtual Expo Maritime Indonesia (VEMI) 2021

Peningkatan Industri Maritim Perlu Digitalisasi

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 15:18 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengingatkan perlunya pengembangan digitalisasi di industri maritim ke depan guna meningkatkan daya saing.

"Peningkatan industri logistik maritim akan membutuhkan perubahan dan peningkatan transparansi antara industri pelabuhan, perkapalan, dan pendukungnya yang dapat difasilitasi oleh platform multimoda digital," kata Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dalam Virtual Expo Maritime Indonesia (VEMI) 2021 dikutip Sabtu (30/10).

Selain itu, dia menambahkan urbanisasi yang tumbuh di seluruh Indonesia, di mana sebagian besar pertumbuhan didorong oleh kota-kota di luar Jawa menyebabkan meningkatnya permintaan logistik, termasuk pelayaran dan kepelabuhanan. Pertumbuhan urbanisasi membutuhkan logistik dan infrastruktur tambahan untuk menghubungkan antarpulau. Hal itu juga untuk mendukung tren e-commerce yang terus berkembang.

"Namun, lambannya proses logistik di Indonesia menjadikan biaya logistik sangat tinggi. Di mana, juga logistik bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia sedang menghadapi kenaikan yang sangat tinggi sekali," ungkap Arsjad.

Lebih jauh, dia menilai pentingnya peralihan angkutan barang dengan moda transportasi darat ke moda transportasi laut melalu pelayaran jarak pendek di Jawa dan Sumatera. Hal itu guna mengurai kemacetan dan mencegah kerusakan jalan yang malah menambah beban biaya.

Arsjad Rasjid mengungkapkan, Indonesia harus meningkatkan peralihan transportasi darat ke transportasi laut di Jawa dan Sumatera. Namun, dia mengakui, saat ini banyak yang masih enggan beralih lantaran sejumlah kendala, seperti biaya pelayaran jarak dekat yang masih terbilang tinggi.

"Masalah utama yang menghambat beralihnya pengiriman darat ke laut jarak pendek adalah tingginya biaya transportasi laut, lamanya waktu untuk transportasi darat ke kapal, variabilitas waktu transportasi laut yang tinggi, dan kurangnya fleksibilitas pengiriman," kata Arsjad.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN