Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Direktur PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) Oei Harry Lukmito bersama jajaran direksi dan komisaris saat paparan publik SKBM 2020, Rabu (19/8/2020). Foto: Istimewa

Presiden Direktur PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) Oei Harry Lukmito bersama jajaran direksi dan komisaris saat paparan publik SKBM 2020, Rabu (19/8/2020). Foto: Istimewa

Penjualan Ekspor Sekar Bumi Melejit Saat Pandemi

Rabu, 19 Agustus 2020 | 23:55 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) mencatat ekspor ke sejumlah negara tujuan ekspor mengalami kenaikan selama pandemi Covid-19. Kenaikan penjualan ekspor itu mendongkrak pendapatan perseroan selama semester I-2020.

Presiden Direktur PT Sekar Bumi Tbk, Oei Harry Lukmito, menjelaskan bahwa per 30 Juni 2020 perseroan mencatat penjualan sebesar Rp 1,284.58 miliar atau naik 44,40% dibanding periode sama tahun 2019 sebesar Rp 889,61 miliar.

Dari jumlah pendapatan sebesar Rp 1,284.58 miliar tersebut, penjualan ekspor menyumbang 95,3% dan penjualan lokal 4,70%.

Lebih rinci lagi, penjualan makanan hasil laut nilai tambah beku atau frozen value-added seafood menyumbang sebanyak Rp 1.235,29 miliar dan penjualan makanan olahan beku (frozen processed food) sebanyak Rp 49,28 miliar.

Kenaikan pendapatan itu turut mendongkrak laba kotor perseroan hingga 9,27% dari Rp 126,16 miliar pada 30 Juni 2019 menjadi Rp 137,86 miliar pada 30 Juni 2020.

“Selama pandemi, ekspor udang beku dan makanan olahan hasil laut kita meningkat. Hampir 90 persen ekspor kita ke Amerika dan lainnya ke Jepang dan Australia serta beberapa negara lainnya,” kata Harry Lukmito saat acara paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Rabu (19/8/2020).

Harry lebih lanjut mengungkapkan, di tengah tekanan ekonomi global sekarang akibat dampak pandemi, pihaknya terus mengupayakan agar pertumbuhan kinerja perseroan tetap terjaga.

Untuk itu, berbagai strategi ditempuh. Seperti melakukan kerjasama dengan beberapa penyedia platform market place terkemuka di Indonesia untuk memperkuat perdagangan elektronik atau e-commerce terutama untuk pasar domestik.

Selain itu, juga gencar menggarap pasar modern dan pasar tradisional, mengingat sektor makanan terutama food service selama ini cukup terdampak oleh pandemi sehingga mengalami penurunan yang signifikan.

Berbagai strategi tersebut diharapkan akan mendukung upaya perseroan menjaga pertumbuhan seperti tahun 2019 lalu.

Selama 2019, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp 2.104,70 miliar atau naik 7,72 persen dibandingkan pendapatan tahun 2018 sebesar Rp 1.953,91 miliar. Dari jumlah penjualan tahun 2019 itu, penjualan ekspor tercatat 91,32% dan penjualan lokal 10,40%.

Penjualan makanan beku hasil laut nilai tambah mencapai sejumlah Rp 1.915,81 miliar. Penjualan makanan olahan beku sejumlah Rp 103,58 miliar. Dan, penjualan produk lainnya sebesar Rp 85,32 miliar. Laba kotor naik 18,37%, yaitu Rp 225,61 miliar di tahun 2018 menjadi Rp 267,05 miliar di tahun 2019.

“Mudah-mudahan tahun ini pendapatan bisa tembus Rp 3 triliun,” tandas Harry.

Adapun terkait hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), perseroan tidak membagikan dividen untuk tahun 2019 kepada pemegang saham. Sedangkan untuk laba bersih tahun buku 2019 sebesar Rp 957.169.058 dibukukan sebagai laba ditahan.

Selain itu, RUPS juga memberikan persetujuan atas Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dalam rangka program kepemilikan saham perusahaan terbuka kepada karyawan (ESOP).

Jumlah saham yang direncanakan untuk diterbitkan adalah sebanyak-banyaknya 150.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100,- per saham atau sebesar 8,69% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN