Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, memberi sambutan sesi 4 Mendorong lndustri Otomotif Ramah Lingkungan, saat forum INVESTOR DAILY SUMMIT 2021, Rabu (14/7/2021). Investor Daily Summit 2021 tahun ini mengangkat tema Mengakselerasi Momentum Pertumbuhan, sebagai rangkaian HUT Investor Daily ke-20 Tahun. Investor Daily/David Gita Roza

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, memberi sambutan sesi 4 Mendorong lndustri Otomotif Ramah Lingkungan, saat forum INVESTOR DAILY SUMMIT 2021, Rabu (14/7/2021). Investor Daily Summit 2021 tahun ini mengangkat tema Mengakselerasi Momentum Pertumbuhan, sebagai rangkaian HUT Investor Daily ke-20 Tahun. Investor Daily/David Gita Roza

Terus naik,

Penjualan Mobil PPnBM 0% Bakal Tembus 158 Ribu Unit

Rabu, 14 Juli 2021 | 12:31 WIB
Leonard AL Cahyoputra (leonard.cahyoputra@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Penjualan mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1.500 cc yang mendapat keringanan Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) hingga 100%, diyakini bakal mencapai 158 ribu unit pada Juni-Agustus 2021. Penjualan kendaraan berkapasitas mesin rendah tersebut terus mengalami peningkatan seiring keputusan pemerintah untuk memperpanjang pemberian insentif PPnBM 0% hingga Desember 2021.

“Proyeksi penjualan mobil peserta PPNBM-DTP <1.500 cc pada periode Juni-Agustus 2021 akan mampu mencapai 158 ribu,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara Investor Daily Summit (IDS) 2021 Sesi 4: Mendorong Industri Otomotif Ramah Lingkungan, yang disiarkan secara daring, Rabu (14/7).

Menperin mengatakan, kebijakan PPnBM 0% yang diberlakukan sejak April 2021 tersebut terbukti dapat meningkatkan penjualan mobil. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, total penjualan mobil-mobil yang mendapat relaksasi itu hingga periode Juni 2021 mencapai 167.774 unit.

Dia menerangkan, hal ini tentunya akan berdampak positif bagi pemulihan sektor industri otomotif yang memiliki multiplier effect yang cukup luas bagi sektor industri lainnya, sehingga pada akhir akan mampu men-jumpstart perekonomian nasional.

Dia menjelaskan, sampai akhir Juni 2021 penjualan mobil peserta PPnBM-DTP dengan kapasitas mesin 1.500 cc ke bawah tercatat sebesar 138 ribu unit atau meningkat secara year-on-year (YoY) 31,34% dibandingkan periode Januari-Juni 2020 sebesar 105 ribu.

Sementara untuk penjualan mobil peserta PPNBM-DTP di atas 1.500 cc, lanjut Menperin, tercatat sebesar 29.123 unit atau meningkat sebesar 38,02% secara YoY dibandingkan periode Januari-Juni 2020 yang sebesar 21.071 unit. “Sehingga total penjualan hingga periode Juni 2021 telah mencapai 167.774 unit,” ucap Agus.

Menperin menerangkan, Untuk industri kendaraan bermotor roda 4 atau lebih, saat ini tercatat ada 21 perusahaan dengan nilai investasi sebesar Rp 71,35 triliun dengan kapasitas produksi sebesar 2,35 juta unit per tahun, dan menyerap tenaga kerja langsung sebesar 38 ribu orang, serta lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja di sepanjang rantai nilai industri tersebut.

Ekspor produk otomotif untuk KBM 4 atau Lebih termasuk komponen pada periode Januari-April 2021 tercatat sebesar Rp 29,88 triliun, dimana sekitar Rp 18,63 triliun merupakan ekspor kendaraan Completely Build Up (CBU) dari Indonesia ke lebih dari 80 negara. “Kinerja produksi KBM R4 atau lebih periode Januari-Mei 2021 tercatat sebesar 413 ribu unit, dan penjualan (wholesales) sebesar 320 ribu unit,” kata Agus.

 

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN