Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rumah MBR. Foto: dok. PUPR

Rumah MBR. Foto: dok. PUPR

Penjualan Rumah Murah Merosot 30%

Kamis, 4 Juni 2020 | 15:20 WIB

JAKARTA --Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) siap memasuki protokol normal baru (new normal) dan menyambut baik langkah pemerintah yang mulai melonggarkan pembatasan sosial secara bertahap.

Sekjen DPP Apersi Daniel Djumali mengatakan, selama hampir tiga bulan masa pandemi Covid-19, yang diikuti penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di beberapa wilayah di Indonesia, penjualan properti terutama untuk sektor masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau rumah 'murah' merosot 30% dibandingkan dengan pada saat normal.

“Kami mendukung program pemerintah untuk membuka kembali isolasi atau memasuki new normal ini, agar pengembang bisa membangun rumah lebih banyak lagi bagi masyarakat. Sebab selama Pandemi Covid-19, kami melihat penjualan turun kurang lebih 30% dari saat normal,” ungkap Daniel kepada Investor Daily, Kamis (4/6/2020).

Daniel mengatakan, kebijakan pemerintah melarang mudik dan diam di rumah membawa pengaruh positif. Terutama bagi masyarakat menengah bawah atau MBR yang mendapat THR (Tunjangan Hari Raya) dan ada tabungan. Hal itu mendorong mereka untuk membeli rumah subsidi, yakni rumah dengan harga terjangkau dengan angsuran senilai harga sewa kos-kosan.

Daniel menuturkan, dengan penerapan PSBB, pengembang properti harus menggunakan penjualan secara online .

Daniel menjelaskan, untuk mengantisipasi agar pengembang menengah bawah bisa berjalan normal kembali, diperlukan keseriusan semua pihak. Pengembang rumah bersubsidi harus menyediakan rumah yang layak dan berkualitas baik serta memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditentukan.


 

 

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN