Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Lippo Karawaci Tbk. Foto: Perseroan.

PT Lippo Karawaci Tbk. Foto: Perseroan.

Penjualan Rumah Tapak Naik Dua kali Lipat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:50 WIB
Primus Dorimulu (primus@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  — Di luar dugaan, penjualan rumah selama pandemi Covid-19 meningkat hampir dua kali lipat. Selama tiga kuartal pertama 2021, penjualan rumah tapak PT Lippo Karawaci meningkat hingga 77% atau hampir dua kali lipat. Sekitar 90% pembeli rumah adalah penghuni dan 90% pembelian menggunakan kredit pemilikan rumah atau KPR. 

Indonesia pernah mengalami booming properti tahun 2009 hingga 2012 seiring dengan  booming komoditas. Tapi, saat itu pembelian rumah rumah dilakukan untuk kegiatan bisnis. “Sedang selama pandemi, sekitar 90% pembeli rumah adalah end user atau penghuni,” kata John Riady, presdir PT Lippo Karawaci Tbk  pada diskusi dengan para pemimpin redaksi di Imperial Golf Club Karawaci, Jumat (15/10/2021). Hadir pada kesempatan itu Presdir PT  Siloam International Hospitals Tbk Darjoto Setyawan dan  Presdir PT Lippo Cikarang Tbk Ketut Budi Wijaya.

Preskom PT Siloam International Hospitals Tbk John Riady pada diskusi dengan para pemimpin redaksi di Imperial Golf Club Karawaci, Jumat (15/10/2021). Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu
Preskom PT Siloam International Hospitals Tbk John Riady pada diskusi dengan para pemimpin redaksi di Imperial Golf Club Karawaci, Jumat (15/10/2021). Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Pada semester pertama 2021, pendapatan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) naik 36%,  yoy, menjadi Rp 7,23 triliun, sedang EBITDA meningkat 102% menjadi Rp 1,95 triliun.  Penjualan pemasaran selama semester pertama 2021 naik 122%.  Kinerja yang bagus ini ditunjang oleh strategi penjualan landed house atau rumah tapak dengan harga berkisar Rp 700 juta hingga Rp 2 miliar atau rata-rata Rp 1,2 miliar.

LPKR menyasar kalangan milenial first time home buyer atau pembeli rumah pertama dari kalangan milenial. Selain harga terjangkau dan lokasi strategis, daya tarik rumah tapak yang dibangun LPKR  adalah desain yang indah dan modern.  Rumah dua lantai di lahan 60 meter didesain secara modern oleh desainer papan atas, Alex Bayu. Ada cross ventilation atau jalur udara yang masuk dan keluar dari setiap ruangan. Jumlah kamar tidur sekitar dua-empat  kamar.

Pada Juni 2021, sekitar 465 unit rumah Cendana Parc Phase 1 di Lippo Village habis terjual dalam waktu lima jam dengan nilai Rp 401,4 miliar.  Sukses itu terulang lagi pada September 2021. Dalam tempo lima jam, 680 unit rumah  Cendana Parc Phase 2 habis terjual dengan nilai Rp 678 miliar.

Rumah petak diminati karena orang Indonesia umumnya menyukai rumah dengan tanah sekaligus. Selama pandemi, suku bunga KPR cukup rendah. Kondisi ini yang membuat  penjualan jauh di atas perkiraan para pengembang di awal pandemi, Maret 2020. “Pada awal pandemi, kami pikir, penjualan rumah akan jatuh. Tapi, kenyataan justru jauh berbeda,” kata John.

Pembangunan rumah petak LPKR  ditopang oleh land bank yang cukup luas.  Saat ini, Lippo Group memiliki sekitar 2.000 ha land bank di seluruh Indonesia.  Terbesar land bank Lippo ada Karawaci dan Cikarang, masing-masing, sekitar 500 ha.   “Kami akan terus membangun rumah tapak dan perlahan menambah land bank,” jelas pengusaha generasi ketiga ini.

“High Rise”

Rumah tipe Cendana View. Foto: Beritasatu Photo
Rumah tipe Cendana View. Foto: Beritasatu Photo

Pandemi mendorong pembeli memburu rumah tapak. Posisi Lippo Karawaci dan Lippo Cikarang cukup strategis karena terletak di jalur kereta api dan jalan tol.  Kota-kota baru yang dibangun pengembang pun, umumnya, terletak di barat dan timur Jakarta.  

Meski peminat rumah tapak kini cukup tinggi, John yakin,  rumah hunian high rise atau apartemen akan mulai dibangun pegembang selambatnya kuartal ketiga 2022. “Ada plus-minus rumah tapak dan apartment. Semuanya ada segmen,” katanya.

Kaum mienial, mereka yang berusia 24-39 tahun, cenderung memilih rumah di kota dan itu adalah apartemen. Sedangkan generasi X, berusia 40 hingga 55, cenderung  memilih landed house dan itu umumnya di luar kota.  Perumahan dengan landed   house yang dekat jalur kereta akan lebih diminati.

Bangkit

Lippo Karawaci.
Lippo Karawaci.

Dalam siklus bisnis, properti adalah sektor yang paling pertama terpukul krisis dan sektor yang paling akhir pulih dari krisis. Saat ini, hampir semua sektor pulih. “Mulai awal tahun depan, sektor properti bangkit.  Saat ini saja, penjualan properti sudah mulai menggeliat,” ujar John.

Dengan kondisi seperti ini, harga saham 79 emiten properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terangkat.  Indeks Properti dan Real Estat adalah satu dari tiga sektor usaha yang masih merah. Indeks Properti dan Real Estate selama Januari hingga akhir pekan lalu, Jumat (15/10/2021), minus 8,95%. Pada periode yang sama, Indeks Teknologi melesat 710,64%, sedang indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 10,94%.

Prospek bisnis properti di Indonesia sangat cerah. Karena rasio kepemilikan rumah terhadap total jumlah keluarga relatif  belum tinggi. Di DKI Jakarta, homeownwership baru 46%, sedang Indonesia  84%. Tingkat kepemilikan rumah di DKI  masih lebih rendah dari India yang sudah mencapai 86,6%. PDB per kapita India pada tahun 2020 hanya US$ 1.900, sedangkan PDB per kapita Indonesia di tahun yang sama US$ 3.900.

Biasanya memasuki PDB per kapita US$ 4.000, tingkat kepemilikan rumah akan meningkat.  Dengan PDB Indonesia yang kini sudah melaju di jalur positif, John yakin, permintaan akan rumah tinggal, yang tapak maupun yang bertingkat atau apartemen akan meningkat pesat pada masa akan datang. 

Kebangkitan bisnis properti akan menggerakkan ekonomi. Selain kontribusinya yang mencapai 15% terhadap PDB, pembangunan properti mempengaruhi  sekitar 140 mata barang.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN