Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Manajemen PT SiCepat Ekspres Indonesia melakukan pertemuan dengan Kementerian
Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Rabu (23/3/2022).

Manajemen PT SiCepat Ekspres Indonesia melakukan pertemuan dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Rabu (23/3/2022).

Penuhi Panggilan Kemnaker, SiCepat Ekspres Sebut Sedang Evaluasi Kinerja Karyawan

Rabu, 23 Maret 2022 | 17:49 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Manajemen perusahaan jasa ekspedisi, SiCepat Ekspres menghadiri pertemuan dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) terkait kabar Pemutusan Hubungan Kerja sejumlah karyawan SiCepat yang beredar di media sosial maupun media online.

Pertemuan ini dipimpin oleh Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, Dra. Indah Anggoro Putri, M.Bus dan dihadiri oleh Imam Sedayu Pusponegoro, Chief Commercial Officer SiCepat Ekspres.

‘’Kami mengapresiasi itikad baik dari Manajemen SiCepat Ekspres untuk menghindari PHK dalam perusahaan dengan tetap mempekerjakan karyawan yang terkena dampak dari hasil evaluasi. Manajemen SiCepat juga telah berkomitmen untuk menindaklanjuti saran-saran dari kami, Kemnaker RI untuk terus mengedepankan dialog antara Pekerja dan Manajemen,’’ ujar Indah dalam pertemuan yang digelar di Kantor Kemnaker, Selasa (22/3/2022).  

Dalam kesempatan berbeda, Chief Executive Officer SiCepat Ekspres, The Kim Hai menyampaikan terima kasih atas respon dan saran dari Kemnaker RI berkaitan dengan perbaikan yang harus dilakukan. ‘’Terima kasih pada Kementerian Ketenagakerjaan RI, melalui saran yang disampaikan oleh Ibu Dirjen hal ini tentu menjadi masukan yang sangat baik bagi improvement kami dan akan diimplementasikan oleh SiCepat Ekspres kedepannya’’, jelas The Kim Hai.

Saat pertemuan itu SiCepat menyampaikan klarifikasi bahwa, sebanyak 365 orang karyawan yang sedang viral di media sosial, tidak benar hubungan kerjanya diakhiri, melainkan hasil pekerjaan karyawan tersebut sedang dievaluasi dan dipantau oleh Manajemen, karena hasil kinerja mereka menunjukkan low productivity. Pemantauan hasil kinerja ini dimaksudkan agar kedepannya kinerja para karyawan tersebut lebih ditingkatkan.

Manajemen juga telah memberikan penjelasan dan pembinaan kepada oknum karyawan yang menyebarkan data tersebut. Disamping itu, sebanyak 701 karyawan yang dijelaskan oleh Kemnaker RI, hanya 48 karyawan yang saat ini berada pada proses Perjanjian Bersama (PB). Kemudian, 653 karyawan sisanya masih tetap bekerja karena masih berada dalam proses evaluasi.

‘’Sama seperti yang kami sampaikan pada Press Conference (Rabu 16/03/2022) lalu, bahwa SiCepat saat ini tengah mengalami pembenahan sistem dengan melihat produktivitas karyawan melalui evaluasi kinerja. Tentu, kami berkomitmen akan terus berbenah kedepannya, sesuai dengan arahan dan instruksi dari Ibu Dirjen yang disampaikan dalam pertemuan tersebut’’, jelas The Kim Hai.

Lebih lanjut dikatakan, kedepannya, dalam proses pembenahan tersebut SiCepat Ekspres akan berkolaborasi dengan Kemnaker RI untuk melakukan pembinaan kepada para karyawan SiCepat melalui pelatihan dan soft skill training.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN