Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rupiah dan dolar.

Rupiah dan dolar.

Per Juli 2019, Utang Luar Negeri RI Naik 10,3%

Nasori, Senin, 16 September 2019 | 12:29 WIB

JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia mencatat, utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir Juli 2019 tercatat US$ 395,3 miliar atau tumbuh 10,3% secara year on year (yoy). Pertumbuhan ULN ini meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang hanya sebesar 9,9% (yoy).

"Ini terutama dipengaruhi oleh transaksi penarikan neto ULN dan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sehingga utang dalam rupiah tercatat lebih tinggi dalam denominasi dolar AS," tulis Bank Indonesia dalam info terbarunya yang dipublikasikan pada Senin (16/9).

Pertumbuhan ULN yang meningkat tersebut, lanjut bank sentral, bersumber baik dari ULN pemerintah maupun swasta. Hingga akhir Juli 2019, ULN pemerintah dan bank sentral tercatat sebesar US$ 197,5 miliar, sedangkan utang swasta (termasuk BUMN) sebesar US$ 197,8 miliar.

ULN pemerintah pada akhir Juli 2019 tumbuh 9,7% (yoy) menjadi sebesar US$ 194,5 miliar dolar AS, lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang 9,1% (yoy). Peningkatan ini didorong oleh arus masuk modal asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik yang tetap tinggi di tengah dinamika global yang kurang kondusif.

Menurun BI, pertumbuhan ULN pemerintah meningkat sejalan dengan persepsi positif investor asing terhadap kondisi perekonomian Indonesia. "Ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap perekonomian domestik, didukung oleh imbal hasil investasi portofolio di aset keuangan domestik yang menarik," jelas BI.

Sedangkan posisi ULN swasta pada akhir Juli 2019 tumbuh 11,5% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 11,1% (yoy). "ULN swasta tumbuh meningkat sejalan dengan peningkatan kebutuhan investasi korporasi di beberapa sektor ekonomi utama," pungkas BI.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA