Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. Foto: BeritasatuPhoto/Uthan A Rachim

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. Foto: BeritasatuPhoto/Uthan A Rachim

Pertamina Berhasil Uji Coba BBM dari 100% Minyak Sawit

Kamis, 16 Juli 2020 | 13:47 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

DUMAI, investor.id – PT Pertamina (Persero) sukses mengolah minyak kelapa sawit 100% menjadi produk bahan bakar minyak berupa Green Diesel (D-100) mencapai 1.000 barel per hari di fasilitas existing Kilang Dumai.

Minyak kelapa sawit tersebut diproses lebih lanjut sehingga hilang getah, impurities dan baunya, atau disebut Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil (RBDPO).

Uji coba pengolahan produksi yang dilakukan pada 2 - 9 Juli 2020 tersebut merupakan ujicoba ketiga setelah sebelumnya melakukan uji coba mengolah RBDPO melalui co-processing hingga 7.5% dan 12,5%.

Keberhasilan tersebut mendapat dukungan penuh Pemerintah melalui kunjungan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ke Unit DHDT Refinery Unit (RU) II Dumai Rabu (15/7) sekaligus menerima contoh produk D-100 dari Direktur Utama Per tamina Nicke Widyawati.

Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: IST
Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: IST

Dalam kunjungannya, Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mengawal implementasi Program Bahan Bakar Nabati (BBN) dalam rangka mengoptimalkan sumber daya alam yang berlimpah di Indonesia, khususnya kelapa sawit, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan para petani.

“Saya mengucapkan selamat kepada rekan-rekan di Pertamina, khususnya di Kilang Dumai yang telah membuktikan bahwa kita mampu. Keberanian yang diambil Pertamina ini luar biasa, prosesnya sejak tahun 2019 sampai hari ini juga sangat cepat. Kita sama-sama bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan anak negeri dan Pemerintah akan selalu mengawal Pertamina,”ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah kepada Pertamina untuk mewujudkan produk bahan bakar dengan menyerap bahan baku dalam negeri, dalam rangka mewujudkan kedaulatan dan ketahanan energi nasional.

“Terima kasih kepada Pemerintah dan seluruh pihak terkait atas dukungan penuhnya kepada Pertamina. Dari uji coba ini menunjukkan bahwa dari sisi kilang dan katalis kita sudah siap, selanjutnya kita perlu memikirkan agar sisi keekonomiannya juga dapat tercapai,” kata Nicke.

Produk D100 hasil uji coba yang dilakukan PT Pertamina (Persero) di Kilang Dumai
Produk D100 hasil uji coba yang dilakukan PT Pertamina (Persero) di Kilang Dumai

Menurut Nicke, hadirnya inovasi yang menghasilkan produk green energy tersebut telah menjawab tantangan energi yang lebih ramah lingkungan sekaligus tantangan penyerapan minyak sawit yang saat ini produksinya mencapai angka 42 hingga 46 juta metrik ton dengan serapannya sebagai FAME (Fatty Acid Methyl Ester) sekitar 11.5 %. Pada saat yang bersamaan, di kilang Plaju, Pertamina juga akan membangun unit green diesel dengan kapasitas produksi sebesar 20.000 barel per hari.

“Hal ini membuktikan bahwa secara kompetensi dan kapabilitas Pertamina pada khususnya dan anak negeri pada umumnya memliki k e m a m p uan dan daya saing dalam menciptakan inovasi, terbukti bahwa kita mampu memproduksi bahan bakar renewable yang pertama di Indonesia dan hasilnya tidak kalah dengan perusahaan kelas dunia,”tambahnya.

Pengolahan RBDPO menjadi D-100 di kilang Dumai, lanjutnya, dapat direaksikan dengan bantuan katalis dan gas hidrogen untuk menghasilkan product Green Diesel.

“Katalis yang digunakan adalah Katalis Merah Putih yang produksi putra putri terbaik bangsa di Pertamina Research and Technology Centre bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung,”tandas Nicke.

Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwan Kartasasmita dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) saat meninjau Kilang  Dumai. Kilang tersebut berhasil menghasilkan memproduksi Green Diesel (D-100) mencapai 1.000 barel per hari
Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwan Kartasasmita dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) saat meninjau Kilang Dumai. Kilang tersebut berhasil menghasilkan memproduksi Green Diesel (D-100) mencapai 1.000 barel per hari

Sedangkan Kepala Laboratorium Teknologi Reaksi Kimia, Prof Subagjo menyebutkan, pengembangan katalis ini telah dilakukan sejak 2009, hingga terciptanya katalis generasi kedua yang telah secara optimal mejadi elemen pendukung co-processing di kilang RU II Dumai.

Dari hasil uji coba, pengolahan dengan sistem co-processing di unit DHDT ini, dapat menyerap feed RBDPO, hingga 12%// pencampuran langsung RBDPO, dengan bahan bakar fosil di kilang ini secara teknis lebih sempurna dengan proses kimia, sehingga menghasilkan komponen gasoil dengan kualitas lebih tinggi dan bahan bakar solar ramah lingkungan.

Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwan Kartasasmita dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke WIdyawati melakukan Road Test untuk menguji penggunaan produk Green Diesel (D-100) pada kendaraan
Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwan Kartasasmita dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke WIdyawati melakukan Road Test untuk menguji penggunaan produk Green Diesel (D-100) pada kendaraan

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula road test oleh Menperin dan Dirut Pertamina menggunakan kendaraan Toyota dengan komposisi bahan bakar yakni FAME sebanyak 30%, Dexlite 50% dan D100 sebanyak 20% dengan hasil yang memuaskan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN