Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung Pertamina Pusat. Foto: Pertamina

Gedung Pertamina Pusat. Foto: Pertamina

Pertamina Industrial Salurkan 606.308 KL Solar ke Segmen VVIP

Kamis, 8 April 2021 | 20:55 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - PT Pertamina Industrial & Marine Fuel melayani penjualan solar secara business to business (B to B) terhadap beberapa segmen konsumen, mulai dari VVIP yang wajib dilayani dengan segera, hingga konsumen Subsidiary.

Vice President Pertamina Industrial & Marine Fuel Business, Waljiyanto mengatakan, porsi penyaluran BBM solar yang ditangani oleh institusinya mayoritas berupa solar non subsidi, yaitu mencapai 95% dari total solar yang disalurkan untuk industri dan pelayaran.

"Oleh karena bisnis B to B ini sangat kompleks dan size-nya sangat besar, maka kami memilah-milah segmen kami berdasarkan perilaku. Karena tiap segmen mempunyai perilaku sendiri-sendiri, sehingga kami harus mengetahui dengan pasti keinginan para konsumen kami yang paling mendasar itu apa," ujarnya, Kamis (8/4).

Untuk segmen pertama, yaitu VVIP. Pada 2020 lalu disalurkan solar dengan kapasitas 606.308 Kiloliter (KL). Segmen VVIP tersebut terdiri dari TNI, Polri, KPLP, PSDKP, SAR, Bea Cukai dan pilar-pilar ketahanan negara yang termasuk penting dalam kehidupan sehari-hari.
"Konsumen dengan tipe karakter VVIP ini harus dilayani dengan cepat dan segera," tuturnya.

Segmen selanjutnya yaitu segmen konsumen strategis. Tercatat pada 2020 lalu berhasil disalurkan solar sejumlah 2.973.173 KL. Kemudian segmen Bisnis, dengan penyaluran 3.896.108 KL.

"Segmen strategis itu penting, di bawah VVIP karena merupakan konsumen prioritas yang harus dilayani segera, yaitu PELNI, KAI, PLN, Pelindo, ASDP," jelasnya.

Kemudian segmen konsumen lainnya yaitu SME (Small Medium Enterprise), Agen BBM, INU dan Subsidiary, dengan masing-masing jumlah penyalurannya di 2020 mencapai 463.555 KL, 1.839.571 KL, 1.453.572 KL dan 2.387.149 KL.

"Subsidiary adalah sebelum adanya holding-holding, kami melayani untuk Patraniaga, Pertamina Petrofin, PT Pertamina Lubricant, PT Elnusa, PT Pertamina Retail dan anak usaha yang membutuhkan," katanya.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN