Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Warga melintas diantara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Banten 3 Lontar, di Kabupaten Tangerang, Banten.  Foto ilustrasi: SP/Ruht Semiono

Warga melintas diantara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Banten 3 Lontar, di Kabupaten Tangerang, Banten. Foto ilustrasi: SP/Ruht Semiono

PJB: 35 Pembangkit Listrik Jamin Pasokan Listrik di Fase New Normal

Rabu, 10 Juni 2020 | 09:19 WIB
Rangga Prakoso (rangga.prakoso@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Iwan Agung Firstantara memastikan 35 unit pembangkit yang dioperasikan berada dalam kondisi optimal menjelang pemberlakuan fase new normal, pasca penerapan program Pembatasan Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah.

Menyusul rencana pemberlakuan fase new normal di beberapa daerah, Iwan mengungkapkan, jajaran PJB pun telah menyiapkan sejumlah skenario untuk menjamin pasokan listrik ke PLN yang nantinya didistribusikan ke masyarakat bisa berlangsung aman.

"Skenarionya bisa berupa pengonsentrasian pasokan dari beberapa pembangkit yang kami operasikan ke beberapa daerah yang akan memberlakukan fase new normal. Bisa juga dengan skenario pada umumnya atau sebelum program PSBB," kata Iwan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (10/6).

Seperti diketahui, sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) mulai mengkaji adanya pelonggaran program PSBB dan mulai mengujicoba fase new normal atau normal baru pasca hampir 3 bulan menerapakan program PSBB.

Adanya uji coba penerapan fase new normal ini, tentu saja akan mempengaruhi pola konsumsi listrik masyarakat dari yang sebelumnya menerapkan kerja dari rumah dan mulai kembali melakukan aktivitas di kantor atau pusat niaga.

Berangkat dari hal tersebut, Iwan memastikan bahwa jajaran PJB siap untuk mendukung keputusan pemerintah dengan menjamin ketersedian pasokan listrik ke masyarakat pada saat penerapan fase new normal.

"Sebagai anak usaha PLN di bidang penyediaan tenaga listrik, PJB akan senantiasa menjamin pasokan ke masyarakat. Hal ini dikarenakan pasokan listrik mengambil peranan penting baik itu di masa PSBB atau bahkan di fase new normal," imbuhnya.

Untuk menekan dampak Covid-19, PJB telah memberikan bantuan ke sejumlah daerah dan masyarakat yang berada di sekitar area pembangkit. Belum lama ini, PJB telah mengirimkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) berupa APD Hazmat 150 buah, masker bedah medis 2500 buah, Sarung Tangan Medis 1500 set, dan juga Cairan Handsanitizer 80 Liter ke jajaran Pemda Kabupaten Purwakarta.

PJB bersama asosiasinya juga telah memberikan bantuan senilai Rp10 miliar yang disalurkan melalui Yayasan BUMN Untuk Negeri yang mana akan didistribusikan ke beberapa rumah sakit penanganan pandemi Covid 19 milik BUMN. Dirut PT PJB mengatakan, adanya bantuan ini merupakan komitmen PJB dalam rangka membantu penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Ini karena penanganan pandemi Covid-19 ini bukan hanya tugas pemerintah. Melainkan tugas kita bersama sebagai anggota masyarakat," kata Iwan.

Saat ini, sebanyak 35 unit pembangkit yang dioperasikan PJB tersebar di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari ujung barat yakni PLTG Arun dan di ujung timur PLTU Tidore. Adapun total kapasitas pembangkit PT PJB yang terpasang mencapai 20.939 Megawatt (MW).

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN