Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pelaksanaan simulasi penggunaan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di Kantor Pusat PT PJB di Jalan Ketintang Baru Surabaya, Jumat (19/3/2021). Foto: Istimewa

Pelaksanaan simulasi penggunaan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di Kantor Pusat PT PJB di Jalan Ketintang Baru Surabaya, Jumat (19/3/2021). Foto: Istimewa

PJB Simulasi Penggunaan GeNose C-19

Jumat, 19 Maret 2021 | 17:01 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) melakukan simulasi penggunaan alat deteksi Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM), GeNose C-19 di Kantor Pusat PT PJB di Jalan Ketintang Baru Surabaya, Jumat (19/3/2021). Simulai GeNose C-19 ini berjalan lancar dan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan.

Direktur SDM dan Administrasi, Karyawan Aji dan Direktur Operasi 1, Rachmanoe Indarto mencoba langsung alat deteksi yang hanya membutuhkan kantong udara khusus dan ditiup secara langsung tersebut.

"PT PJB sudah memulai memanfaatkan Ge Nose sebagai salah satu alat screening dalam pendeteksian Covid-19 dan upaya yang kami laksanakan sebagai mitigasi terhadap pandemi ini. Ini merupakan yang pertama di PLN Group setelah sebelumnya, GeNose 19 telah diterapkan pada instansi BUMN lain seperti KAI dan Angkasa Pura 1,” kata Karyawan Aji setelah melakukan tes tersebut.

Pelaksanaan simulasi penggunaan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di Kantor Pusat PT PJB di Jalan Ketintang Baru Surabaya, Jumat (19/3/2021). Foto: Istimewa
Pelaksanaan simulasi penggunaan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di Kantor Pusat PT PJB di Jalan Ketintang Baru Surabaya, Jumat (19/3/2021). Foto: Istimewa

Sehari sebelumnya pada Kamis (18/3/2021) telah diambil uji coba sebanyak 250 kantong udara GeNose 19 dari karyawan PJB Kantor Pusat yang sedang melaksanakan Work From Office (WFO).

PJB akan melakukan simulasi penggunaan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di seluruh unit pembangkit yang dikelolanya dan dilakukan secara bertahap. Simulasi ini merupakan tahap persiapan yang dilakukan PJB sebelum nantinya diputuskan mengenai kelayakan implementasi GeNose C-19 sebagai salah satu alat deteksi Covid-19 di instansi-instansi.

Pelaksanaan simulasi penggunaan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di Kantor Pusat PT PJB di Jalan Ketintang Baru Surabaya, Jumat (19/3/2021). Foto: Istimewa
Pelaksanaan simulasi penggunaan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di Kantor Pusat PT PJB di Jalan Ketintang Baru Surabaya, Jumat (19/3/2021). Foto: Istimewa

Alat deteksi Covid -19 GeNose ini telah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan sudah bisa diproduksi serta digunakan oleh masyarakat untuk skrining virus Corona. Proses pengambilannya dilakukan melalui sampel napas yang dikumpulkan pada plastik atau balon yang kemudian akan dimasukkan ke dalam sensing unit, yang memiliki puluhan sensor udara.

Dengan sensor tersebut dengan pendekatan Artificial Intelligence (AI) akan dideteksi partikel atau VOC (Volatile Organic Compound) yang dikeluarkan spesifik oleh pengidap Covid-19. Berbeda dengan alat tes Corona yang sudah lebih dulu digunakan, GeNose ini tidak mendeteksi keberadaan virus Corona Covid-19 di dalam tubuh. Alat ini hanya mendeteksi partikel atau senyawa yang memang secara spesifik dikeluarkan oleh orang yang terinfeksi Covid-19.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN