Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas PLN sedang memriksa rutin di Gardu Induk Cengkareng , Jakarta Barat. Foto ilustrasi: IST

Petugas PLN sedang memriksa rutin di Gardu Induk Cengkareng , Jakarta Barat. Foto ilustrasi: IST

PLN Investigasi Penyebab Pemadaman Listrik di Jakarta

Senin, 2 November 2020 | 06:05 WIB
Rangga Prakoso (rangga.prakoso@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT PLN (Persero) menginvestigasi penyebab gangguan pada Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) 500 kilo volt (kV) di Muara Tawar yang mengakibatkan pemadaman listrik di Jakarta dan sebagian Jawa Barat. Walaupun, PLN berhasil melakukan pemulihan tegangan sehingga seluruh pelanggan dapat menikmati pasokan listrik dalam 2,5 jam.

Direktur Bisnis PLN Regional Jawa, Madura, dan Bali Haryanto WS mengatakan, penyebab gangguan akan diketahui secara pasti setelah dilakukan investigasi. Hanya saja dia tidak menjelaskan berapa lama investigasi tersebut berlangsung.

“Kami masih melakukan investigasi. Seluruh pasokan lisrik sudah normal sejak pukul 15.29 WIB,” kata Haryanto dalam jumpa pers secara daring di Jakarta, Minggu (1/11).

Direktur Bisnis PLN Regional Jawa, Madura, dan Bali Haryanto WS. Foto: IST
Direktur Bisnis PLN Regional Jawa, Madura, dan Bali Haryanto WS. Foto: IST

Secara terpisah, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini juga mengungkapkan hal senada. Pemadaman listrik yang terjadi karena kerusahan peralatan di GITET Muara Tawar. Namun, terkait penyebab kerusakan ini masih diselidiki.

“Salah satu kemungkinannya disambar petir,” ujarnya dalam pesan pendeknya ke Investor Daily.

Zulkifli Zaini. Sumber: BSTV
Zulkifli Zaini. Sumber: BSTV

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Doddy B Pangaribuan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan PLN yang terdampak pemadaman. Apalagi pemadaman terjadi di saat akhir pekan dan libur panjang. Pasokan listrik kembali normal setelah pihaknya memperbaiki kerusakan.

“Kami sudah melakukan perbaikan peralatan,” ungkapnya.

Gangguan pasokan setrum ini terjadi mulai pukul 12.58 WIB pada Minggu (1/11). Setidaknya terdapat 17 wilayah di Jakarta dan Bekasi yang terkena dampak pemadaman listrik, yakni Cawang, Duren Tiga, Mampang, Danayasa, SCBD, Kemang, Ancol, Setia Budi, Senen, Gambir, Cempaka Mas, Cempaka Putih, Angke, Rawamangun, Gandaria, Bekasi, dan Cikarang.

Begitu terjadi pemadaman listrik, Menteri BUMN Erick Thohir langsung mendatangi PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (Disjaya).

Menteri BUMN Erick Thohir mengecek langsung kemampuan PLN menangani matinya listrik di jakarta, Minggu siang (1/11/2020). Foto: IST
Menteri BUMN Erick Thohir mengecek langsung kemampuan PLN menangani matinya listrik di jakarta, Minggu siang (1/11/2020). Foto: IST

Erick melakukan kunjungan mendadak guna mengecek kondisi sistem kelistrikan Jakarta dan sekitarnya.Erick meminta PLN untuk dapat segera memulihkan pasokan setrum ke masyarakat.

Selanjutnya, petugas PLN berhasil menormalkan pasokan listrik secara bertahap mulai pukul 13.22 WIB. Kemudian, seluruh gardu induk sudah dalam keadaan bertegangan pada pukul 14.13 WIB.

Menteri BUMN Erick Thohir mengecek langsung kemampuan PLN menangani matinya listrik di jakarta, Minggu siang (1/11/2020). Foto: IST
Menteri BUMN Erick Thohir mengecek langsung kemampuan PLN menangani matinya listrik di jakarta, Minggu siang (1/11/2020). Foto: IST

Di sisi pelanggan, mulai pukul 13.09 WIB, listrik sudah menyala kembali dan berangsur-angsur normal seluruhnya pada pukul 15.29 WIB untuk wilayah Jakarta. Sedangkan di Bekasi, pelanggan sudah menikmati pasokan listrik seperti sedia kala pada 15.47 WIB.

Doddy memastikan, gangguan kelistrikan ini tidak akan berdampak pada pemadaman bergilir lantaran PLN telah berhasilkan menormalkan penyaluran dari SUTET hingga pelanggan. Ke depannya,pihaknya terus berupaya mencegah pemadaman listrik serupa kembali terjadi.

“Kami senantiasa melakukan langkah pemeliharaan preventif untuk memastikan bahwa peralatan kelistrikan dalam kondisi siap dioperasikan,” tegasnya.

Dari sisi sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali, Haryanto menambahkan, pasokan setrum dalam kondisi aman. Saat ini, total daya mampu seluruh pembangkit listrik di sistem ini tercatat mencapai 36 ribu megawatt (MW).

“Sementara beban puncak selama pandemi Covid-19 hanya 26.700 MW,” ungkapnya.

Artinya, gangguan pasokan setrum yang terjadi hanyalah kendala teknis. Mengacu data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kapasitas terpasang pembangkit listrik di Jawa, Madura, Bali, dan Nusa Tenggara tercatat mencapai 44,8 ribu MW.

Selanjutnya, total kapasitas gardu induk yang beroperasi sebesar 109.985 mega volt ampere (MVA) dan jaringan transmisi sepanjang 24.425,05 kilometer sirkuit (kms).

Terus Diperkuat

Listrik PLN. Foto ilustrasi: IST
Listrik PLN. Foto ilustrasi: IST

Secara terpisah, dalam keterangan resminya, PLN terus memperkuat infrastruktur kelistrik di seluruh Indonesia. Di sisi pembangkit listrik, hingga September 2020, kapasitasnya telah mencapai 63,3 Gigawatt (GW) atau meningkat sekitar 7,8 GW dari posisi 2015 yang tercatat baru sebesar 55,52 GW.

Penambahan kapasitas pembangkit tersebar di seluruh Indonesia. Rincinya, dari 2015 hingga 2020, kapasitas pembangkit listrik di Sumatera naik dari 11,4 GW menjadi 12,6 GW, Jawa, Madura, Bali, dan Nusa Tenggara dari 37,8 GW menjadi 41,8 GW, Kalimantan dari 2,5 GW menjadi 3,9 GW, Sulawesi dari 2,96 GW menjadi 3,62 GW, serta Maluku dan Papua dari 0,8 GW menjadi 1,3 GW.

Tak hanya menambah kapasitas pembangkit, PLN juga membangun gardu induk dan jaringan transmisi guna memastikan pasokan listrik dapat tersalurkan dengan baik. Selama 2015-2020, PLN membangun 622 gardu induk berkapasitas 54 ribu MVA. Kini, terdapat 2.161 unit gardu induk dengan total kapasitas 146 ribu MVA yang beroperasi.

Selanjutnya, PLN berhasil membangun jaringan transmisi baru sepanjang 19 ribu kms selama lima tahun terakhir. Saat ini, panjang jaringan transmisi listrik yang beroperasi mencapai 60 ribu kms dibandingkan dengan posisi pada 2015 yang baru sepanjang 41 ribu kms.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini optimis kondisi kelistrikan nasional cukup andal untuk menggerakkan pereekonomian Indonesia.

“Dengan tersedianya pasokan listrik yang cukup, kami memastikan bahwa PLN siap memenuhi kebutuhan listrik, tidak hanya untuk rumah tangga, tetapi juga untuk kebutuhan industri maupun bisnis,” kata dia.

Ke depannya, lanjut Zulkifli, PLN juga terus memperbaiki layanan pelanggan. PLN tengah melakukan inovasi untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, hal ini dilakukan dengan menghadirkan model bisnis dan layanan sesuai kebutuhan pelanggan.

“Tersedianya pasokan listrik yang andal, didukung dengan model bisnis dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, membuat akses terhadap listrik kini semakin mudah,” ujar dia.

Hal itu dibuktikan dengan raihan peringkat Getting Electricity dalam Indeks Kemudahan Berbisnis (Ease of Doing Business/EODB) yang dikeluarkan oleh Bank Dunia. Pada 2015, Indonesia berada pada peringat ke 78 dalam daftar tersebut.

Kini, di 2020, Indonesia melejit ke posisi 33. PLN menyadari listrik merupakan motor penggerak roda ekonomi yang dapat mendorong produktifitas dan meningkatkan kesejateraan masyarakat. (pd)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN