Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Listrik PLN. Foto ilustrasi: IST

Listrik PLN. Foto ilustrasi: IST

PLN Kaji Insentif Pelanggan Listrik 900VA dan 1.300 VA Non Subsidi

Rangga Prakoso, Kamis, 16 April 2020 | 20:15 WIB

JAKARTA, investor.id - PT PLN (persero) membuka peluang insentif keringanan tagihan listrik bagi pelanggan rumah tangga non subsidi daya 900 volt ampere (VA) dan 1.300 VA. Peluang tersebut menunggu data pembayaran tagihan listrik yang jatuh tempo pada 20 April nanti. Data tersebut menjadi acuan dalam mengetahui dampak pandemi Covid-19 terhadap pelanggan non subsidi.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan kedua pelanggan non subsidi tersebut hingga hari ini belum mendapat insentif. Hal ini berdasarkan keputusan pemerintah yang memberikan keringanan tagihan listrik bagi pelanggan subsidi daya 450 VA dan 900 VA.

"Kami terus memonitor perkembangan pelanggan yang rentan yakni 900 VA non subsidi dan 1.300 VA," kata Zulkifli dalam Rapat Dengar Pendapat secara virtual dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Kamis (16/4).

Zulkifli menuturkan pemakai daya 900 VA non subsidi sebanyak 22,7 juta pelanggan dengan tagihan rata-rata per bulan Rp190 ribu. Sementara pemakai daya 1.300 VA mencapai 11 juta pelanggan dengan tagihan rata-rata per bulan mencapai Rp450 ribu.

Dia menerangkan kedua jenis pelanggan ini akan kesulitan membayar tagihan listrik bila pandemi Covid-19 terus berkepanjangan. Namun hingga kini pihaknya belum memiliki data seberapa besar dampak Covid-19 terhadap pelanggan non subsidi tersebut.

"Jadi 20 April baru kita akan tahu, dari dua golongan pelanggan itu. Berapa pelanggan yang betul betul terdampak dan sulit bayarnya. Setelah 20 April nanti," tuturnya.

Dikatakannya pemberian insentif keringanan pembayaran listrik mengikuti keputusan pemerintah. Saat ini pelanggan keringanan pembayaran diberikan bagi pelanggan subsidi daya 450 VA dan 900 VA. Program tersebut diberikan selama tiga bulan alias hingga Juni nanti.

"Kami sudah berikan subsidi lewat pemerintah. 450 VA baik yang prabayar maupun paskabayar itu gratis. Kemudian yang 900 VA subsidi 50%," ujarnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN