Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas melintas di area Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Gandul , Cinere Depok,belum lama ini. Foto ilustrasi:  Beritasatu Photo/Uthan AR

Petugas melintas di area Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Gandul , Cinere Depok,belum lama ini. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

PLN: Konsumsi Listrik Naik Tanda Perekonomian Membaik

Selasa, 11 Mei 2021 | 14:36 WIB
Rangga Prakoso (rangga.prakoso@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -:PT PLN (persero) mengungkapkan roda perekonomian Indonesia menggeliat pada kuartal pertama 2021. Hal ini terlihat dari pertumbuhan konsumsi listrik membaik dibanding periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data PLN beban puncak di wilayah Jawa, Madura dan Bali pada April kemarin tercatat sebesar 26.576 megawatt (MW). Realisasi tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 24.153 MW. Sebagai pengingat April 2020 itu merupakan masa Covid-19 merebak. Sementara beban puncak sebelum pandemi yakni di April 2019 sebesar 26.814 MW.

Direktur Regional PLN Bagian Jawa Madura Bali Haryanto WS mengatakan, pergerakan konsumsi listrik di kuartal pertama ini menjadi sinyal positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Beban puncak di April tahun ini sedikit lebih rendah dari 2019. Tapi lebih tinggi dari 2020. Ini tanda-tanda ekonomi membaik. Kami terus memonitor," kata Haryanto di Jakarta, Selasa (11/5).

Haryanto merinci konsumsi di Jakarta pada kuartal pertama tahun ini tumbuh 0,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kemudian di Jawa Barat tumbuh 15% yang ditopang oleh konsumsi pelanggan industri.

"Kalau di Jakarta ini dikatrol dari pertumbuhan di sektor rumah tangga. Sedangkan di Jawa Barat pertumbuhan dari sektor industri sudah mulai terasa," ujarnya.

Dikatakannya konsumsi listrik sektor rumah tangga juga menopang pertumbuhan di wilayah Jawa Tengah. Tercatat pertumbuhan listrik meningkat hingga 11% dibandingkan kuartal pertama tahun lalu. Begitu pula dengan wilayah Jawa Timur tumbuh 6% dibanding tahun lalu.

Lebih lanjut Haryanto mengungkapkan wilayah Bali masih terdampak dari pandemi. Pasalnya konsumsi listrik di Pulau Dewata tersebut masih bertumpu pada sektor pariwisata. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN