Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Listrik PLN. Foto ilustrasi: IST

Listrik PLN. Foto ilustrasi: IST

PLN Siap Jalankan Keputusan Menteri ESDM Terkait Penurunan Tarif

Selasa, 1 September 2020 | 21:31 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -  PT PLN mendukung penuh keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait penurunan tarif adjustment untuk pelanggan golongan rendah, seperti yang termuat dalam Surat Menteri ESDM kepada Direktur Utama PT PLN (Persero) tanggal 31 Agustus 2020.

Dengan hal ini maka harga per/KWh untuk tarif golongan rendah yang sebelumnya Rp 1.467/kWh kini turun menjadi Rp 1.444,70/kWh atau turun Rp 22,5/kWh.

Executive Vice President Communication and CSR PLN Agung Murdifi mengungkapkan listrik sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat saat ini. Seluruh aktivitas masyarakat ditopang oleh pasokan listrik.

“Dengan adanya penurunan ini, Pemerintah dan PLN ingin memberikan ruang untuk pelanggan golongan rendah agar dapat lebih banyak memanfaatkan listrik untuk menunjang kegiatan ekonominya dan dalam kegiatan kesehariannya,” jelas Agung di Jakarta, Selasa (1/9).

Dirinya menambahkan bahwa penurunan tarif bagi Golongan rendah ini tidak menyertakan syarat apapun.

“Silakan nikmati penurunan tarif ini. Dan gunakan listrik PLN dengan nyaman dan tentu saja aman,” tambah Agung.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah menurunkan tarif listrik bagi tujuh golongan pelanggan nonsubsidi yang berlaku hingga akhir tahun. Penurunan tarif itu merujuk pada skema penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (Tariff Adjustment) periode Oktober-Desember 2020. Penurunan tarif sebesar Rp 22,58/kWh menjadi sebesar Rp 1.444,70/kWh.

Kebijakan ini termuat dalam Surat Menteri ESDM kepada Direktur Utama PT PLN (Persero) tanggal 31 Agustus 2020.

Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PLN sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2020, apabila terjadi perubahan terhadap realisasi indikator makro ekonomi yakni kurs, Indonesian Crude Price/ICP, inflasi, dan Harga Patokan Batuara (HPB), yang dihitung secara tiga bulanan (untuk periode Triwulan IV menggunakan realisasi Mei sampai Juli 2020), maka akan dilakukan penyesuaian terhadap tarif tenaga listrik.

Tarif listrik pelanggan nonsubsidi yang menikmati penurunan tarif tenaga listrik yakni pelanggan rumah tangga daya 1.300 volt ampere (VA), 2.200 VA, 3.500-5.500 VA, 6.600 VA ke atas. Selanjutnya pelanggan bisnis daya 6.600-200 kVA, pelanggan pemerintah daya 6.600-200 kVA, dan penerangan jalan umum.

Sementara untuk pelanggan Rumah Tangga daya 450 VA mendapatkan diskon 100% (digratiskan) dan pelanggan Rumah Tangga daya 900 VA bersubsidi mendapatkan diskon 50% yang sudah dimulai sejak April 2020. Selain itu, keringanan juga diberikan bagi pelanggan Bisnis kecil daya 450 VA dan Industri kecil daya 450 VA dengan diskon 100% .

 

Kelompok Pelanggan yang mendapatkan penurunan tarif listrik

 

1. Rumah Tangga (R-1) 1300VA

2. Rumah Tangga (R-1) 2200 VA

3. Rumah Tangga (R-2) 3500 VA -5500 VA

4. Rumah Tangga (R-3) 6600 VA

5. Bisnis (B-2) TR 6600 VA - 200 kVA

6. Pemerintah 6.600 VA-200kVA

7. Penerangan Jalan Umum (PJU)

 

 

 

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN