Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Warga memasukkan pulsa token listrik di tempat tinggalnya, di Jakarta,  Foto ilustrasi: Ruht Semiono

Warga memasukkan pulsa token listrik di tempat tinggalnya, di Jakarta, Foto ilustrasi: Ruht Semiono

PLN: Tidak Ada Kenaikan Tarif Pelanggan Subsidi

Rabu, 23 Juni 2021 | 11:42 WIB
Rangga Prakoso (rangga.prakoso@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah tidak lagi memperpanjang stimulus listrik berupa diskon tagihan listrik bagi golongan subsidi terhitung mulai Juli nanti. PT PLN (persero) menegaskan besaran tagihan listrik sesuai dengan durasi pemakaian daya. Perusahaan listrik plat merah itu pun memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik bagi pelanggan listrik subsidi seiring berakhirnya program diskon tagihan. 

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan tarif listrik pelanggan subsidi tidak mengalami penyesuian.

Dia mengungkapkan pelanggan subsidi akan membayar tagihan listrik sesuai pemakaian daya. Pada Juli nanti tidak ada lagi potongan tagihan listrik sebagaimana yang berlaku beberapa bulan sebelumnya.

"Pelanggan subsidi tetap menikmati tarif subsidi. Diskon stimulusnya tidak diperpanjang," kata Bob kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (23/6).

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN
(Persero)  Bob Saril. Foto; IST
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) Bob Saril. Foto; IST

Stimulus tagihan listrik bagi pelanggan subsidi merupakan program pemerintah sebagai bentuk perlindungan sosial dari dampak Covid-19. Program ini sudah bergulir sejak tahun lalu dengan memberikan diskon tagihan hingga 100%.

Pada periode Januari hingga Maret 2021 kemarin, pelanggan subsidi masih menikmati keringanan tagihan listrik 100%. Namun pada triwulan kedua stimulus hanya diberikan sebesar 50% keringanan tagihan listrik. Program ini tidak dilanjutkan pada triwulan ketiga alias terhitung mulai Juli nanti.

Bob mengungkapkan PLN hanya menjalankan program pemerintah. Bila dikemudian hari, pemerintah kembali memberikan stimulus, maka pihaknya siap melaksanakan program tersebut. "Kebijakan stimulus dari pemerintah. Kami siap menjalankan apabila ada," tegasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN