Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PLTS.

PLTS.

PLN-Masdar Teken Kontrak Jual Beli Listrik PLTS Terapung Cirata

Rangga Prakoso, Kamis, 16 Januari 2020 | 17:53 WIB

JAKARTA, investor.id - PT PLN (Persero) telah menandatangani kontrak jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dengan Konsorsium PT Pembangkita Jawa Bali Investasi dan Masdar untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Cirata, Jawa Barat, dengan kapasitas 145 megawatt (MW).

Penandatanganan PPA dilakukan oleh Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, CEO Masdar Mohamed Jameel Al Ramahi, dan Direktur Utama PT PJB Investasi (PT PJBI) Gunawan Yudhi Haryanto pada Minggu (12/1) lalu.

Acara ini disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nasional (BKPM) Bahlil Lahadalia, Duta Besar Uni Emirat Arab Husin Bagis, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin, dan Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) Iwan Agung Firstantara.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, PLTS Terapung di Waduk Cirata kapasitas 145 MW AC ini akan dimulai konstruksinya pada awal 2021. "Ini adalah PLTS Terapung pertama di Indonesia dan yang terbesar di Asia Tenggara," kata dia dalam keterangan resminya, Kamis (16/1).

Dalam proyek ini, PJBI akan bekerja sama dengan Masdar yang merupakan perusahaan Uni Emirat Arab (UEA) yang dikenal sangat perhatian dengan energi terbarukan. Hal ini sejalan dengan semangat PLN untuk mendukung Perjanjian Internasional dalam menurunkan emisi karbon sebesar 29% di 2030 yang ditandatangani oleh Pemerintah Indonesia dalam Paris Agreement Tahun 2015.

Proyek ini diharapkan dapat menjadi pioneer pengembangan PLTS Terapung yang dapat dikembangkan di waduk lain di wilayah Indonesia.

Indonesia memasang target porsi energi baru terbarukan mencapai 23% dalam bauran energi nasional 2025. Di sektor kelistrikan, porsi energi hijau ini harus mencapai 45.200 MW. Namun, hingga saat ini, kapasitas terpasang pembangkit listrik energi terbarukan tercatat baru sekitar 10.843 MW.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA