Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menerima kunjungan Chief Executive Officer (CEO) Siemens Cedrik Neike di sela-sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Selasa (21/01/2020).

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menerima kunjungan Chief Executive Officer (CEO) Siemens Cedrik Neike di sela-sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Selasa (21/01/2020).

Powerplant Menggantung, BKPM akan Pertemukan Siemens dengan PLN

Rabu, 22 Januari 2020 | 19:30 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id --Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menerima kunjungan Chief Executive Officer (CEO) Siemens Cedrik Neike di sela-sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Selasa (21/01/2020).

Selain mendengarkan ketertarikan Siemens berinvestasi di ibu kota baru, Bahlil juga mendengarkan perkembangan proyek investasi pembangkit listrik Siemens sebesar 55 MW di Aceh.

Cedrik mengatakan, saat ini Siemens tengah mengembangkan pembangkit sebesar 55 MW. Namun proyek tersebut masih ditangguhkan sementara. Sebab belum mendapatkan power purchase agreement (PPA) dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Kami sudah rapat dengan berbagai pihak, namun tindak lanjutnya masih belum secepat yang diharapkan," ujar Cedrik.

Mendengarkan keluhan Siemens, BKPM berencana akan mempertemukan dengan PLN."Nanti kita pertemukan dengan PLN," ujar Bahlil.

BKPM akan berkoordinasi dengan direktur utama PLN guna memastikan investasi ini.

"Tidak boleh investor digantung begini. Harus ada kepastian tindak lanjut proyek ketenagalistrikan," ucap Bahlil.

Sebelumnya Siemens juga telah mengoperasikan mobile powerplant sebesar 360 MW.

Kepala BKPM mengatakan, kepada investor pihaknya harus menjamin adanya kepastian, kemudahan, dan efisiensi dalam berusaha. "Ini merupakan tiga hal terpenting yang dicari investor, " ujar Bahlil.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kepada BKPM, Siemens juga berminat berpartisipasi di ibu kota baru.

Pertemuan dengan Siemens merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kepala BKPM ke World Economic Forum (WEF) di Davos Swiss, 19-23 Januari 2020. Selain akan menjadi pemateri di Indonesia Pavilion dan berjumpa Founder WEF Klaus Schwab, Bahlil dijadwalkan berjumpa sebanyak delapan pimpinan korporasi global

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : PR

BAGIKAN