Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu armada Batik Air. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Salah satu armada Batik Air. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

PILOT BATIK AIR PINGSAN,

PPPI Serahkan Proses Investigasi pada KNKT

Gora Kunjana, Rabu, 20 November 2019 | 14:22 WIB

JAKARTA, investor.id - Perhimpunan Profesi Pilot Indonesia (PPPI) sepenuhnya menyerahkan proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), terkait kejadian Pilot Incapacitation (tak sadarkan diri) pada penerbangan Batik Air rute bandara Soekarno Hatta, Jakarta menuju bandara El Tari, Kupang, Minggu (17/11/2019).

“PPPI juga mengimbau kepada seluruh bentuk media untuk memberitakan informasi secara benar, proporsional dan profesional,” kata Ketua PPPI Rizki Budimansyah Juzar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Sebelumnya diberitakan, pesawat Batik Air seri A-320 dengan nomor penerbangan ID-6548, rute Cengkareng-Kupang, mendarat darurat di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (17/11/2019) siang.

Salah satu pesawat armada Batik Air.  Foto: Gora Kunjana
Salah satu pesawat armada Batik Air. Foto: Gora Kunjana

Pesawat mendarat karena sang pilot bernama Djarot Harnanto disebut-sebut pingsan di dalam pesawat. Beruntung, pesawat akhirnya berhasil mendarat mulus di bandara.

Terakit kasus tersebut, PPPI perlu memberikan pernyataan bahwa Penerbangan Batik Air ID6548 merupakan penerbangan reguler dari Batik Air, dimana pilotnya adalah anggota PPPI yaitu Capt Djarot Harnanto dan FO Azhar Pamungkas.

Menurut PPPI, kedua pilot sebelum menjalankan tugas terbang sudah dipastikan memenuhi persyaratan kesehatan dan kualifikasi yang sesuai dengan regulasi penerbangan Indonesia.

Pilot incapacitation merupakan suatu kondisi dimana pilot tidak dapat menjalankan tugasnya secara penuh dikarenakan berbagai sebab, baik itu kemampuan fisik maupun psikologis. Kondisi ini dapat terjadi kapanpun dan dimanapun. Dan pilot incapacitation ini juga sudah menjadi bagian dari pelatihan pilot,” kata Rizki Budimansyah.

Pada saat kejadian, jelas Rizki, sebelum melakukan pendaratan Capt. Djarot merasakan gangguan fisik dan melaksanakan serah terima pengendalian pesawat kepada FO Azhar.

FO Azhar, papar Rizki, menerima dan melanjutkan pengendalian pesawat dalam keadaan darurat tersebut menuju bandara El Tari Kupang dengan waktu, perhitungan dan prosedur yang tepat, sehingga dapat mendaratkan pesawat dengan aman dan baik.

“Hal ini menyelamatkan jiwa seluruh crew dan penumpang pesawat Batik Air ID6548,” katanya.

Segenap pengurus PPPI, kata Rizki, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada FO Azhar Pamungkas yang telah memberikan karya terbaik dan hasil yang membanggakan.

“Kepada segenap anggota PPPI, kami menghimbau agar kejadian ini dapat menjadikan kita semua sebagai pilot Indonesia menjadi lebih semangat bekerja, lebih waspada terhadap kesehatan diri dan persiapan terbang yang baik setiap menjalankan tugas yang mulia ini,” pungkas Rizki Rizki Budimansyah Juzar.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA