Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dan meresmikan Rapat kerja Kementerian Perdagangan, Kamis (4/3/2021). Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dan meresmikan Rapat kerja Kementerian Perdagangan, Kamis (4/3/2021). Sumber: BSTV

RAKERNAS KEMENDAG 2021,

Presiden Apresiasi Kinerja Kementerian Perdagangan Catatkan Surplus Perdagangan

Kamis, 4 Maret 2021 | 10:27 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi)  mengapresiasi  kinerja Kementerian Perdagangan (Kemendag) atas keberhasilannya mencatatkan surplus neraca perdagangan pada  2020 sebesar  US$ 21,7 miliar.

“Dalam situasi perekonomian dunia yang penuh dengan ketidakpastian ini, kita patut bersyukur bahwa kinerja perdagangan luar negeri, ekspor kita cukup baik. Neraca perdagangan kita tahun 2020 mengalami surplus US$ 21,7 miliar,” kata Presiden Jokowi  pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Perdagangan  Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Rakernas bertema “Perdagangan Sebagai Sektor Penggerak Utama Pemulihan Ekonomi Nasional” yang  berlangsung  4-5 Maret 2021, juga dihadiri  Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dan meresmikan Rapat kerja Kementerian Perdagangan, Kamis (4/3/2021). Sumber: BSTV
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dan meresmikan Rapat kerja Kementerian Perdagangan, Kamis (4/3/2021). Sumber: BSTV

Presiden Jokowi mengatakan,  setahun setelah pandemi melanda dunia, termasuk  Indonesia, pemerintah bersyukur  bahwa kinerja perdagangan luar negeri mengalami surplus yang cukup baik.

“Surplus, karena yang lalu-lalu selalu kita tidak pernah yang namanya  surplus,” katanya.

Namun, lanjutnya,  akibat pandemi  selama setahun ini  kinerja perdagangan  Indonesia sangat terganggu. Apalagi pada tahun ini, dalam APBN 2021 pemerintah menargetkan pertumbuhan sebesar 5%.

“Kita tahu growth di tahun 2020. Pertumbuhan ekonomi kita jatuh di minus 2,19%. Dan, akibat pandemi selama setahun ini, kinerja perekonomian kita berada dalam situasi yang tidak mudah, berada dalam situasi yang tidak gampang,” katanya.

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dan meresmikan Rapat kerja Kementerian Perdagangan, Kamis (4/3/2021). Sumber: BSTV
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dan meresmikan Rapat kerja Kementerian Perdagangan, Kamis (4/3/2021). Sumber: BSTV

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengajak seluruh jajaran pemerintah bekerja keras untuk memulihkan ekonomi nasional.

Ia meminta Kementerian Perdagangan  agar menerbitkan kebijakan perdagangan yang memberikan kontribusi besar terhadap agenda strategis pemulihan ekonomi nasional.  

“Kita semua harus bekerja keras untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional kita. Target dalam APBN tahun ini, growth,  pertumbuhan ekonomi kita harus mencapai angka 5%. Bukan sesuatu yang mudah dari minus 2,19%.  Kita semuanya bekerja keras dan saya minta agar kebijakan perdagangan memberikan kontribusi besar terhadap agenda strategis pemulihan ekonomi kita. Kita harus bekerja dengan cara-cara baru,” kata Presiden Jokowi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN