Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming (tengah) didampingi pendiri Hipmi Abdul Latief (kiri)  memberikan keterangan pers usai pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta,  Senin (11/4/2022).  (Foto: Setkab)

Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming (tengah) didampingi pendiri Hipmi Abdul Latief (kiri) memberikan keterangan pers usai pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/4/2022). (Foto: Setkab)

Presiden Jokowi Minta Hipmi Beradaptasi dengan Situasi Global

Senin, 11 April 2022 | 17:31 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi)  beradaptasi dengan situasi global yang kini penuh ketidakpastian.

Hal itu diungkapkan Kepala Negara saat menggelar pertemuan dengan jajaran pengurus Hipmi yang dipimpin Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (Ketum BPP) Hipmi, Mardani H Maming, di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/4/2022).

“Pertemuan hari ini berdasarkan permohonan kami kepada Pak Presiden untuk minta audiensi 34 pengurus provinsi Hipmi,” kata Mardani saat memberikan keterangan usai pertemuan.

Menurut Mardani, pertemuan itu antara lain membahas perkembangan situasi global yang penuh ketidakpastian. Presiden Jokowi meminta Hipmi beradaptasi dengan kondisi itu.

“Setelah Covid-19 membaik, ada lagi perang Ukraina vs Rusia, sehingga terjadi situasi tidak terduga. Bapak Presiden menyarankan kepada pengusaha muda untuk selalu beradaptasi dengan situasi yang tidak terduga,” tutur dia.

Selain itu, kata Mardani, Kepala Negara mengharapkan peran jajaran Hipmi dalam agenda transformasi yang tengah dilaksanakan pemerintah, salah satunya adalah hilirisasi industri.

“Bapak Presiden juga meminta jajaran Hipmi terus berinovasi. Mengenai hilirisasi, Bapak Presiden menyampaikan bahwa dulu kita hanya mengirim bahan baku nikel, sekarang kita harus mengirim bahan setengah jadi atau bahan baku baterai,” papar dia.

Dia menambahkan, hilirisasi akan berlanjut ke mineral-mineral yang lain, sehingga program tersebut akan menyerap banyak tenaga kerja. “Kebijakan ini seharusnya disambut sama pengusaha-pengusaha muda Indonesia, khususnya di Hipmi,” tegas dia.

Pada bagian lain, Mardani juga menyatakan bahwa Hipmi mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait peningkatan penggunaan produk dalam negeri, khususnya produksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dia menjelaskan, Presiden Jokowi telah menginstruksikan jajaran pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah untuk merencanakan, mengalokasikan, dan merealisasikan paling sedikit 40% nilai anggaran belanja barang/jasa untuk menggunakan produk UMKM dan koperasi dari hasil produksi dalam negeri.

Hal itu mengacu Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam Rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah,

“Mudah-mudahan itu berjalan sesuai keinginan Bapak Presiden. Dan, Bapak Presiden juga menyampaikan akan mengawasi setiap hari. Itu akan disambut sama pengurus-pengurus daerah maupun pengusaha-pengusaha yang ada di Indonesia,” tandas Mardani.


 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN