Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Jokowi Optimistis Indonesia Jadi Negara Tujuan Investasi 

Selasa, 12 Oktober 2021 | 14:00 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  – Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis Indonesia akan menjadi negara tujuan investasi yang diminati investor dalam negeri dan manca negara seiring komitmen pemerintah untuk menyediakan infrastruktur, sumber daya manusia (SDM),   memberikan kemudahan, dan kepastian berusaha.

Optimisme itu disampaikan Kepala saat melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik pengolahan mineral (smelter) PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur, Selasa (12/10/2021).

Smelter yang dibangun di atas lahan seluas 103 hektare di KEK  Manyar nilai investasinya mencapai US$ 3 miliar atau setara Rp 42 triliun,  memiliki kapasitas untuk memproses  1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun,  dan pemurnian lumpur PMR untuk mengola lumpur anoda menjadi emas mencapai 6.000 ton per tahun.

“Infrastruktur akan terus kita dukung, kemudahan dan kepastian berusaha akan kita dukung, ketersediaan SDM sesuai kebutuhan industri,  pemerintah provisi/kabupaten juga akan dukung sehingga Indonesia akan semakin diminati sebagai tujuan investasi,” kata Presiden Jokowi.  

Ia mengatakan, pembangunan smelter akan melibatkan sekitar  14 ribu tenaga kerja dan jumlah itu akan bertambah setelah smelter itu beroperasi.

“Dengan membangun smelter di dalam negeri maka ini akan memperkuat hilirisasi industri. Saya akan perintah satu per satu, perusahaan apa pun, swasta maupun BUMN yang berkaitan dengan tambang, minerba untuk masuk ke hilirisasi,” ujarnya.

Disebutkan, kebijakan pemerintah melakukan hilirisasi  bertujuan untuk meningkatkan daya saing komoditas Indonesia agar lebih tinggi nilainya, tidak dikirim dalam bentuk raw material (bahan mentah), dan memberikan nilai tambah bagi negara.

“Artinya akan memberikan income yang lebih tinggi kepada negara, kemudian   menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Ini  goal yang paling penting bagi rakyat. Dan, tentu saja membuat bangsa kita semakin mandiri, semakin maju,” kata Presiden Jokowi.

 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN