Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Jokowi Senang Komitmen Belanja Produk Dalam Negeri Capai Rp 1.098 Triliun

Selasa, 24 Mei 2022 | 20:16 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku senang komitmen belanja produk dalam negeri Kementerian/Lembaga (K/L), Pemerintah Daerah (Pemda), dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencapai Rp 1.098 triliun.

“Yang tadi sudah disampaikan, saya senang komitmennya sudah mencapai Rp 802 triliun. Komitmen. Itu untuk K/L dan Pemda. Dan, BUMN Rp 296 triliun. Komitmen,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan dan evaluasi Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia, di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (24/5/2022).

Namun, Presiden Jokowi secara tegas mengingatkan kepada seluruh jajaran K/L, Pemda, dan BUMN bahwa yang diperlukan bukan komitmen, tetapi realisasi sehingga proyeksi pemerintah dapat terpenuhi. Sebab, realisasi baru sekitar 10%.

“Yang kita perlukan adalah realisasi. Bagaimana merealisasikan karena realisasi masih di bawah 10%. Masih Rp 110,2 triliun. Kita bisa ikuti. Komitmennya berapa dan mana yang sudah direalisasi ,” kata Presiden Jokowi.

Ia mengatakan, adalah sebuah kesalahan besar apabila uang rakyat digunakan untuk membeli produk-produk impor. Apalagi, lanjutnya, saat ini Indonesia berada dalam posisi sulit, dimana income sangat sulit digapai.

Lebih lanjut Presiden Jokowi mengatakan, sebanyak 107 Pemda yang penyerapanan APBD masih 5% dan 17 Pemda masih nol.

“Jangan sampai uang rakyat dibelikan produk impor. Salah besar kita. Kita dalam posisi mencari income sangat sulit. Uang di APBN dan APBD masih digunakan untuk membeli produk impor, produk luar. Gimana ndak salah. Salah besar sekali,” kata Presiden Jokowi.


 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN