Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden memberikan sambutan saat meniinjau posko Basanas di JICT Priok, Rabu (20/1/2021). Sumber: BSTV

Presiden memberikan sambutan saat meniinjau posko Basanas di JICT Priok, Rabu (20/1/2021). Sumber: BSTV

Presiden Perintahkan Pengawasan Pesawat Diperketat

Rabu, 20 Januari 2021 | 17:07 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar pesawat-pesawat yang akan terbang diperiksa dan diawasi secara lebih teliti demi memastikan keselamatan penumpang.

Adapun Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih melakukan investigasi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air registrasi PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182.

"Saya ingin agar di bidang transportasi ini keselamatan adalah yang utama. Oleh sebab itu, saya minta segera ditindaklanjuti baik oleh KNKT maupun Perhubungan terutama pemeriksaan dan pengawasan terhadap pesawat-pesawat yang akan terbang demi keselamatan masyarakat, demi keselamatan penumpang," kata Presiden saat meninjau posko operasi pencarian pesawat Sriwijaya Air  SJ-182 di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Presiden saat meniinjau posko Basanas di JICT Priok, Rabu (20/1/2021). Sumber: BSTV
Presiden saat meniinjau posko Basanas di JICT Priok, Rabu (20/1/2021). Sumber: BSTV

Lebih lanjut, Kepala Negara mengapresiasi, usaha tim gabungan pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air. Menurut Presiden Jokowi, tim gabungan sudah sangat bekerja keras.

"Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi penghargan yang setinggi tingginya kepada tim SAR gabungan yang teridir dari Kemenhub, Basarnas, TNU, Polri, KNKT, dan seluruh unsur yang tidak bisa saya sebut satu persatu atas kerja keras sejak awal musibah sampai saat ini," ungkap Presiden.

Menurut Presiden, tim gabungan juga susah menemukan dan mengevakuasi serpihan-serpihan pesawat, baik bagian besar maupun kecil, juga menemukan kotak hitam flight data recorder (FDR).

"Kita tahu telah ditemukan serpihan-serpihan yang besar maupun kecil kemudian kotak hitam juga sudah. Tinggal menunggu yang CVR (cockpit voice recorder)," papar Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden turut menyaksikan santunan dari PT Jasa Raharja senilai Rp 50 juta per penumpang dan dari Sriwijaya Air Rp 1,25 miliar per penumpang.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas santunan ini dan segera diselesaikan untuk seluruh korban," terang Presiden.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN