Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Serahkan Banpres Produktif UMKM Rp 15,3 Triliun

Jumat, 30 Juli 2021 | 10:19 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara simbolis menyerahkan Banpers Produktif Tahun 2021 untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp 15,3 triliun.

Penyerahan dilakukan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/7/2021).

Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang yang dipadu masker warna hitam hadir bersama Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Sunarso.

“Saya tahu bahwa Bapak dan  Ibu semuanya berada pada kondisi yang tidak mudah, sangat sulit. Tapi itu dirasakan semuanya,” kata Presiden Jokowi.

Ia mengatakan, sejak pandemi Covid-19 merebak di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia kondisi sulit tidak hanya dirasakan pelaku UMKM tetapi juga pelaku usaha  besar baik di Tanah Air maupun negara-negara lainnya.

“Semuanya sangat tidak mudah, sangat sulit. Dan, itu  tidak hanya dihadapi pengusaha di Indonesia tapi di seluruh dunia, semua kondisinya sama. Pada bulan Januari, Februari, Maret, April, dan Mei kasus positif Covid-19 sempat  menurun signifikan sehingga berdampak pada kenaikan ekonomi.

Namun, situasi berubah total seiring merebaknya varian baru Covid-19 yaitu delta.

“Tetapi,  tanpa terprediksi muncul yang namanya varian delta, jenis baru. Ekonomi guncang. Kita juga sama. Virus varian delta muncul kasus positif naik secara drastis. Di Pulau Jawa dan Pulau Bali kita lihat hampir titik merah semua sehingga dilakukan PPKM Darurat. Melompat kasusnya,” katanya.

Presiden Jokowi bersyukur, saat ini kenaikan kasus positif bisa  direm.

“Tadi pagi, saya sudah cek di Wisma Atlet, yang dulu sudah hampir 90%. Pagi tadi  saya cek, angka keterisian tempat tidur di angka 38%. Dulunya 90%, hampir penuh.  Ini juga patut kita syukuri. Saya lihat angka-angka, di Pulau Jawa dan Bali sudah mulai melandai. Tetapi yang di luar Pulau Jawa naik, gantian. Oleh sebab itu, Bapak dan Ibu harus bekerja lebih keras lagi,” kata Presiden Jokowi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN