Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Sumber: BSTV

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Sumber: BSTV

MENKO PEREKONOMIAN:

Program Kartu Prakerja akan Kembali Berjalan Dua Pekan Lagi

Selasa, 7 Juli 2020 | 23:50 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah sedang dalam proses evaluasi pelaksanaan program kartu prakerja. Setelah proses evaluasi program kartu prakerja selesai program kartu prakerja akan dilaksanakan kembali.

“Sekitar 2 minggu lagi (program kartu prakerja) akan dijalankan. Mudah-mudahan regulasi baru bisa segera diterbitkan dan kartu prakerja bisa dibuka di gelombang berikutnya,” ucap Airlangga dalam program Special Dialogue yang ditayangkan BeritasatuTV pada Selasa (7/7).

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam perbincangannya dengan Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu dalam acara Special Dialogue, Selasa malam (7/7/2020). Sumber: BSTV
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam perbincangannya dengan Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu dalam acara Special Dialogue, Selasa malam (7/7/2020). Sumber: BSTV

Program ini sendiri dijalankan untuk tenaga kerja yang terdampak pandemi Covid-19.  Catatan Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan hingga Rabu (27/5) sudah ada 1.757.464 tenaga kerja yang terdampak pandemi Covid-19. Jumlah ini terbagi dalam tenaga kerja sektor formal yang terdampak 1.058.284 orang dirumahkan, dan yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebanyak 380.211 orang. Di saat yang sama tenaga kerja di sektor informal, usaha mikro dan kecil menengah yang sudah terdampak sebanyak 318.959 orang.

Pemerintah memberikan bantuan sosial melalui program kartu prakerja. sehingga pemerintah sedang mengevaluasi kartu prakerja. Saat ini program kartu prakerja tengah dihentikan sementara untuk dievaluasi lagi. Nantinya saat kembali dijalankan pelatihan tidak hanya dilakukan secara virtual namun juga dilakukan secara langsung tatap muka, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ada.

“Ini bisa dilakukan saat new normal. Dengan keterbatasan dari jumlah mereka yang melakukan pelatihan secara offfline. Sekarang semuanya sedang dipersiapkan,” ucap Airlangga.

Ilustrasi Kartu Prakerja; IST
Ilustrasi Kartu Prakerja; IST

Berdasarkan data Manajemen Pelaksana jumlah peserta yang telah mengikuti pelatihan sebanyak 573.080 peserta. Peserta memilih 1.222 jenis pelatihan, antara lain keterampilan bahasa asing terutama bahasa Inggris, keterampilan berwirausaha, pemasaran dan konten digital, bisnis kuliner, Microsoft Office dan banyak lainnya.

Kemudian, sebesar 477.971 peserta telah menuntaskan paling tidak satu pelatihan dan menerima sertifikat. Peserta yang telah menerima insentif adalah sebanyak 361.209 peserta yang berjumlah total Rp216.725 miliar.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kemenko Perekonomian Rudy Salahudin mengatakan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sudah menyampaikan kesediaannya untuk menyiapkan tim untuk membantu verifikasi terhadap pelaksanaan batch pertama sampai dengan ketiga. Upaya verifikasi dilakukan untuk melihat lagi tata kelola yang dijalankan dalam program kartu pra kerja. 

“Nantinya bisa dilihat bahwa tata kelola yang ada di dalam pelaksanaan batch 1 dan dan 3. Ini betul-betul tidak melenceng dari aturan-aturan yang ada,” ucap Rudy.

Ia mengatakan nantinya setelah verifikasi dilakukan baru pihaknya menjalankan batch IV program kartu prakerja. Pihak Komite Cipta Kerja sendiri masih melihat apakah pelatihan tahap berikutnya tetap dilakukan secara virtual atau sudah mulai dikombinasikan juga dengan pelatihan secara tatap muka.

“Mungkin kita sudah bisa mendorong ini ke program Hybrid yang bisa dilakukan di beberapa daerah yang mungkin tidak terdampak dari Covid-19,” ucapnya.

Sampai saat ini, telah dilaksanakan tiga gelombang program Kartu Prakerja dengan jumlah pendaftar yang telah mencapai 11,2 juta dari 513 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, dan sudah terpilih sebanyak 680.918 peserta.

Untuk menyesuaikan dengan arahan Presiden untuk memprioritaskan mereka yang penghidupannya terdampak pandemi Covid-19, maka komposisi peserta adalah sebagai berikut: pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 392.338 (58%), pencari kerja sebesar 244.531 (35%), pelaku UMKM sebanyak 7.396 (1%), dan pekerja yang masih bekerja atau dirumahkan sebesar 36.653 (6%).  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN