Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid

Program Satu Juta Rumah 2019 Capai 1,25 Juta Unit

Imam Mudzakir, (elgor)  Selasa, 7 Januari 2020 | 16:59 WIB

JAKARTA, investor.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan menyatakan capaian pembangunan rumah untuk masyarakat sampai akhir tahun 2019 telah mencapai 1.257.852 unit.

Berdasarkan data yang dimiliki Kementerian PUPR, dari angka capaian tersebut tercatat pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) jumlahnya sekitar 945.161 unit dan rumah untuk non MBR sekitar 312.691 unit rumah.

“Alhamdulillah capaian Program Sejuta Rumah hingga tanggal 31 Desember 2019 angkanya mencapai 1.257.852 unit rumah,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, dalam siaran pers, Selasa (7/1/2020)

Khalawi menjelaskan, capaian Program Sejuta Rumah tahun 2019 tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemangku kepentingan bidang perumahan di Indonesia seperti pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengembang perumahan, perbankan, sektor swasta dan masyarakat.  Karena itu, Kementerian PUPR berharap kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak untuk pelaksanaan Program Sejuta Rumah ini bisa tetap dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi pada tahun 2020.

Program Sejuta Rumah, imbuh Khalawi, merupakan salah satu terobosan bidang perumahan yang dilaksanakan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo guna menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Program tersebut juga merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan hunian yang layak bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

“Program Sejuta Rumah tahun ini akan tetap dilanjutkan mengingat masih banyak masyarakat yang masih membutuhkan hunian yang layak huni,” terangnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, capaian Program Sejuta Rumah hingga 31 Desember 2019 mencapai angka 1.257.852 unit rumah di seluruh Indonesia. Untuk pembangunan rumah MBR jumlah 945.161 unit rumah. Jumlah tersebut terdiri dari pembangunan rumah yang dibangun oleh Kementerian PUPR sebanyak 344.014 unit rumah yakni rumah susun 2.161 unit, rumah khusus 1.955 unit, rumah swadaya 235.907 unit, Dana Alokasi Khusus (DAK) perumahan 103.991 unit.

Selain itu, sejumlah Kementerian / Lembaga pemerintah pun juga ikut melakukan pembangunan perumahan untuk masyarakat yang jumlahnya mencapai 52.176 unit rumah. Pemerintah daerah pun ikut menyumbangkan angka yang cukup banyak dalam program perumahan ini yakni mencapai 26.936 unit yang terdiri dari pembangunan rumah susun sebanyak 384 unit, pembangunan rumah baru masyarakat 7.125 unit dan peningkatan kualitas rumah sebanyak 19.427 unit rumah.

“Pengembang perumahan yang tergabung dalam berbagai asosiasi pengembang pun ikut membangun rumah untuk MBR yang jumlahnya cukup besar yakni 514.864 unit. Selain itu pembangunan rumah juga dilaksanakan oleh sektor swasta melalui Corporate Social Responsibilty (CSR) sebanyak 589 unit dan pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh masyarakat khususnya MBR sebanyak 6.582 unit,” tandasnya.

Selain itu, kata Khalawi, Kementerian PUPR juga mencatat pembangunan rumah untuk non MBR yang jumlahnya mencapai 312.691 unit rumah. Angka tersebut terdiri dari pembangunan rumah yang dilaksanakan pengembang perumahan sekitar 309.082 unit terdiri dari rumah tapak sebanyak 126.523 unit dan rumah susun sebanyak 182.559 unit. Sedangkan rumah non MBR yang dibangun oleh masyarakat sendiri jumlahnya 3.609 unit rumah.

“Dalam Program Sejuta Rumah ini jumlah pembangunan rumah MBR mencapai 75% dari jumlah pembangunan sedangkan sisanya 25% adalah rumah non MBR,” terangnya.

Sebagai informasi, hasil pembangunan rumah yang termasuk dalam Program Sejuta Rumah sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo di Jawa Tengah pada tanggal 29 April 2015 lalu terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada awal pencanangannya pada tahun 2015 jumlahnya pembangunan rumah hanya sekitar 699.770 unit.

Pada tahun 2016 jumlahnya mulai meningkat menjadi 805.169 unit dan tahun 2017 sebanyak 904.758 unit. Program Sejuta Rumah mencapai target pada tahun 2018 lalu dan capaiannya bahkan melebihi target yang ditentukan yakni mencapai angka 1.132.621 unit.

Adapun proporsi pembangunan rumah yang ditetapkan oleh pemerintah adalah 70% untuk MBR dan sisanya sebanyak 30% untuk non MBR.

“Jadi total capaian pembangunan rumah selama lima tahun mulai 2015 hingga 2019 berjumlah 4.800.170 unit rumah. Kami berharap tahun ini pembangunan rumah untuk masyarakat minimal bisa sama seperti tahun ini mengingat kebutuhan rumah masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya,” ujarnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN