Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rangkaian gerbong LRT terparkir di perlintasan 1 Cibubur - Cawang di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Rangkaian gerbong LRT terparkir di perlintasan 1 Cibubur - Cawang di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Progres LRT Jabodebek Capai 84,76%

Jumat, 4 Juni 2021 | 17:47 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Adhi Karya (Persero) Tbk atau ADHI mencatat progres pembangunan prasarana Light Rail Transit (LRT) secara keseluruhan mencapai 84,76% hingga akhir Mei 2021.

Corporate Secretary Adhi Karya Farid Budiyanto menjelaskan, detail tiap lintas pelayanan, yakni lintas pelayanan I Cawang-Cibubur sebesar 93,81%, lintas pelayanan II Cawang-Dukuh Atas sebesar 84,29%, dan lintas pelayanan III Cawang-Bekasi Timur sebesar 90,94%.

"Progres ini mencakup di antaranya, yakni telah terealisasikannya pekerjaan penyambungan lintasan dan pembangunan fisik stasiun," kata Farid dalam keterangan resmi, Jumat (4/6).

Dia menambahkan, ADHI juga telah mendapatkan pembayaran atas progres yang telah dihasilkan dengan nilai sejumlah Rp 13,3 triliun termasuk pajak. Dengan perkembangan ini, ADHI menunjukkan keseriusan dan kesiapannya dalam mewujudkan transportasi massal terbarukan untuk masyarakat urban ibukota.

Selain progres pekerjaan fisik, jelas Farid, sarana berupa kereta kini juga telah terparkir di sepanjang jalur lintas pelayanan I dengan jumlah sebanyak 25 trainset. Nantinya, seluruh kereta ini akan mendapatkan tempat parkirnya sendiri yang terletak di Depo Bekasi Timur.

"Pembebasan lahan untuk depo saat ini telah 100% dengan progres pembangunannya sebesar 44,18%. Keberadaan depo menjadi penting,karena berperan dalam pemeliharaan sarana secara berkala dan perawatan berat," ujar Farid.

Rangkaian gerbong LRT terparkir di perlintasan 1 Cibubur - Cawang di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (20/12/2020).  Foto: SP/Joanito De Saojoao
Rangkaian gerbong LRT terparkir di perlintasan 1 Cibubur - Cawang di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Foto: Joanito De Saojoao

Depo LRT Jabodebek, terang dia, nantinya memiliki kapasitas pemeliharaan tujuh trainset secara bersamaan. Fungsi depo adalah untuk melakukan pemeliharaan sarana, antara lain light maintenance, yakni pemeliharaan harian, bulanan, hingga tahunan; serta heavy maintenance, yakni pemeliharaan tiap enam tahunan.

Farid melanjutkan, progres signifikan juga terlihat pada operation control room (OCC room) atau ruang kendali kereta LRT yang sepenuhnya akan dilakukan secara otomatis. Gedung ini menjadi salah satu yang paling 

penting untuk memastikan kendali keseluruhan kereta di seluruh lintasan. Hingga saat ini, progres gedung ini telah mencapai 93%. Dengan semakin cepat OCC room selesai, maka semakin cepat pula seluruh kereta mampu diuji coba operasionalnya.

Depo LRT Jabodebek memiliki luas mencapai 10 hektar dengan kapasitas stabling di depo yang dapat menampung hingga 20 trainset. Pembangunan depo yang tengah dikerjakan ini menggunakan skema pembayaran turnkey senilai Rp 4,2 tiriliun.

"Hal ini yang mendasari kebutuhan ADHI dalam pre-financing untuk pekerjaan pembangunan dengan proses pinjaman dari bank sindikasi," jelas Farid.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN