Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Freeport. Foto: Investor Daily/Reuters

Freeport. Foto: Investor Daily/Reuters

Progres Smelter Freeport Lampaui Target

Rabu, 19 Februari 2020 | 14:07 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Freeport Indonesia menyatakan kemajuan fasilitas pemurnian (smelter) konsentrat tembaga hingga awal Februari melampaui dari target rencana kerja per enam bulan. Capaian pembangunan itu telah diverifikasi oleh verifikator independen dan diserahkan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan, Kementerian ESDM mengevaluasi kemajuan smelter setiap enam bulan. Dia menyebut rencana kerja untuk enam bulan terakhir ditargetkan mencapai 4,09%. "Progres smelter 4,88%. Melampaui rencana kami 4,09%," kata Tony dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Rabu (19/2).

Tony menerangkan progres 4,88% itu berupa pemadatan lahan dan ditargetkan rampung dalam tiga bulan ke depan. Setelah itu dilakukan lelang EPC guna memasuki tahap konstruksi. Pembangunan smelter ditargetkan rampung pada 2023 mendatang. "Agustus ini harapan kami sudah mulai konstruksi," terangnya.

Smelter itu berkapasitas 2 juta ton konsentrat tembaga dengan investasi mencapai US$3 miliar. Adapun lokasi smelter itu berada di kawasan industri Gresik, Jawa Timur ( Java Integrated Industrial and Port Estate/JIIPE).

Freeport sebenarnya sudah mulai membangun smelter sejak 2014 silam. Namun progresnya belum signifikan lantaran Freeport menginginkan kepastian operasi pasca berakhirnya Kontrak Karya (KK) di 2021. Kemudian terjadi negosiasi dengan pemerintah dan sepekati KK berakhir dan menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Operasi Produksi. Pemberian IUPK itu disertai kepastian operasi hingga 2041 dan komitmen Freeport menyelesaikan smelter di 2023.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN