Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penandatanganan Mou ini dilakukan antara para pihak yaitu PTPP dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) dan PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) di lokasi Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah.

Penandatanganan Mou ini dilakukan antara para pihak yaitu PTPP dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) dan PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) di lokasi Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah.

PT PP Teken Mou Pengembangan Kawasan Industri Batang

Kamis, 2 Juli 2020 | 10:46 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia melakukan penandatanganan Mou Kawasan Industri Batang, Selasa (30/6/2020).

Penandatanganan Mou ini dilakukan antara para pihak yaitu PTPP dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) dan PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) di lokasi Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah.

Dalam acara tersebut, hadir menyaksikan Presiden Joko Widodo yang didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan pejabat lainnya.

Kawasan Industri Batang terletak di Kabupaten Batang, Jawa Tengah yang memiliki total luasan lahan yang dikembangkan mencapai 4.300 hektar (ha). Adapun dalam tahap satu akan dikembangkan lahan seluas 450 ha.

Direktur Utama PTPP Novel Arsyad mengatakan, kawasan yang terletak di koridor industri utara pulau Jawa akan mengusung konsep The Smart and Sustainable Industrial Estate, dimana konsep Smart tersebut mempunyai tiga basic yaitu Smart Society, Smart Enviroment and Infrastructure dan Smart Economy ditambah Design Intervention yang mencakup Smart Experience and Smart Planning.

Dalam pengembangan kawasan industri Batang akan dibagi menjadi tiga zonasi yaitu zonasi industri ringan dan sedang, zona inovasi dan ekonomi kreatif serta zona manufaktur dan logistik.

Kawasan Industri Batang direncanakan akan mempunyai fasilitas seperti sarana olahraga, command center, pemadam kebakaran, sarana peribadatan dan rumah sakit selain itu kawasan ini juga memiliki visi untuk mempromosikan ekonomi kreatif, industri, teknologi informasi serta ruang berinovasi bagi masyarakat.

“Kawasan industri Batang juga direncanakan memiliki konsep Ruang Terbuka Hijau, ruang interekasi dan ramah pejalan kaki,” ujar dia ketika ditemui dalam acara peninjauan Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).

Kawasan Industri Batang mempunyai beberapa keunggulan antara lain terletak di sisi utara tol trans Jawa dimana dapat mempermudah akses Kawasan Industri, dilalui jalur Kereta Api dan berpotensi menjadi Dry Port karena berbatasan langsung dengan Pantai Utara Jawa dan akan dibuat Transit Oriented Department oleh pemerintah Kabupaten Batang.

Di samping itu, kawasan Industri Batang mempunyai lokasi strategis dimana dapat ditempuh dengan waktu 4 jam dari Jakarta, 1 Jam dari Semarang dan berjarak 50 kilometer dari Bandara Ahmad Yani dan 5 Kilometer dari Pelabuhan Tanjung Mas.
Dengan dibukanya Kawasan Industri Batang maka akan memudahkan pergerakan logistik dengan waktu tempuh 50 menit dari kawasan industri menuju pelabuhan Tanjung Mas selain itu, kawasan tersebut berpotensial menyerap 130 ribu lapangan kerja baru di tahap pertama.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN