Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PTPN XII M. Cholidi bersama Direktur Operasional PTPN XII Anis Febriantomo serta jajaran manajemen PTPN XII saat peluncuran maskot baru

Direktur Utama PTPN XII M. Cholidi bersama Direktur Operasional PTPN XII Anis Febriantomo serta jajaran manajemen PTPN XII saat peluncuran maskot baru "Mr. WAA untuk Wisata Agro Wonosari di sela acara Wisata Agro Wonosari (WAW) Festeaval 2019 di Kebun Teh, Malang, Minggu (8/12/2019). Foto:Amrozi Amenan

PTPN XII Tingkatkan Kontribusi Wisata Agro

Senin, 9 Desember 2019 | 11:54 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

MALANG, investor.id - PT Perkebunana Nusantara XII (PTPN XII) akan meningkatkan kontribusi pendapatan dari usaha wisata agro dengan melakukan berbagai inovasi.

Direktur Utama PTPN XII M Cholidi mengatakan, inovasi untuk destinasi wisata dilakukan agar bisa menarik minat para wisatawan baik dalam dan luar negeri serta mendukung upaya pemerintah mengggalakkan wisata agro.

Inovasi yang sedang berjalan adalah menambah produk-produk yang bernilai lebih, misalnya memperbanyak pembibitan Macadamia di Wisata Agro Blawan dan Wisata Agro Kalisat Jampit di Bondowoso. Selama ini orang mengira kalau Macadamia hanya bisa tumbuh subur di luar negeri seperti Australia. Padahal, PTPN XII juga telah menanamnya dan tumbuh subur di perkebunan di Bondowoso. Bahkan, PTPN XII juga telah melakukan pembibitan dan menjual buahnya.

“Dalam proses pembibitan Macadamia ini tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” katanya di sela kegiatan Wisata Agro Wonosari (WAW) Festeaval 2019 di Malang, Minggu (8/12/2019).

Selain itu, PTPN XII juga memperbanyak fasilitas seperti yang dilakukan di Wisata Agro Wonosari agar menarik minat banyak orang sebagai tempat pilihan kegiatan penyelengaraan event family gathering, musik, sport, baik skala lokal maupun internasional. Sejalan dengan inovasi itu dilakukan juga rebranding bagi destinasi wisata tersebut agar nanti memberikan kontribusi laba.

“Inovasi-inovasi tersebut akan kami lakukan di setiap destinasi wisata lainnya untuk meningkatkan kontribusi,” ujar Choldi.

Dia menyebut PTPN XII adalah miniatur dari perkebunan di Indonesia karena memiliki hampir semua komoditas seperti teh, kopi, kakao, hortikulta, tebu, wisata agro dan kayu-kayuan. Hal itu menjadikan PTPN XII memiliki potensi wisata agro yang cukup besar.

Saat ini PTPN XII memiliki beberapa titik obyek wisata. Diantaranya adalah Wisata Agro Wonosari di Malang, Wisata Agro Gelantangan, Wisata Agro Renteng, Mumbul Garden dan Rest Area Gunung Gumitir dan Wisata Agro Rengganis di Jember, Wisata Agro Blawan dan Wisata Agro Kalisat Jampit di Bondowoso, Wisata Agro Doesoen Kakao dan Pantai Kampe di Banyuwangi serta Wisata Agro Gunung Gambir di Lumjang. “Kami akan terus menggeber potensi wisata agro dan destinasi wisata ini,” tandasnya.

Data PTPN XII menunjukkan bahwa hingga Oktober 2019 usaha wisata menyumbang pendapatan sebesar Rp 5 miliar dari total pendapatan perusahaan sebesar Rp 19,5 miliar.

Direktur Operasional PTPN XII, Anis Febriantomo, menambahkan bahwa selama ini dari 17 obyek wisata memang belum seluruhnya berkinerja positif, dua diantaranya masih belum memenuhi target karena memang terbilang baru dan belum menemukan tema yang pas.

“Karena itu, nanti kita akan petakan lagi kira-kira tema yang pas apa buat yang masih dibawah target itu. Poin pentingnya adalah potensi wisata agro yang kita miliki potensinya cukup besar ke depan,” ungkapnya.

Cholidi menambahkan, bahwa lahan perkebunan yang dikelola PTPN XII cukup luas, seperti Agro Wisaya Wonosari yang terbentang dari ujung timur Banyuwangi sampai di sisi barat kabupaten Ngawi dan dari pesisir dekat pantai sampai dekat kawah.

Begitu luasnya dan beraneka potensi yang dimilikiya, sehingga peluang bisnisnya juga cukup besar kedepan. Apalagi, wisata agro merupakan industri yang ramah lingkungan, yang menjaga kelestarian alam, menyuplai oksigen sekaligus tempat rekreasi, dimana kesehatan masyarakat terjaga sambil mereka bisa berjalan-jalan.

“Suasana seperti itu yang sangat dicari dan kami melihat ada pergeseran kesana, sehingga agro wisata akan menjadi destinasi yang dicari masyarakat,” imbuhnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN